Judul Komik : Goong, Palace Story (궁);
Pengarang : Park So Hee;
Penerjemah : Anna L. Ladh;
Tahun Terbit/ Cetakan : 2006-2013;
Penerbit : PT Gramedia (Majalah)- m&c!;
Genre/Rate : Drama, Romance, / R-Remaja;
Negara Asal : Korea Selatan;
Jumlah Volume : 27 + 1 volume The Side Story;
Annyeonghaseyo, aku mau mengulas komik romantis dari Korea Selatan yang lebih dikenal sebagai manhwa, berjudul Goong Palace Story. Komik m&c! karya Park So Hee ini sempat dijadikan adaptasi drama televisi terkenal tahun 2006 berjudul Princess Hours. Lagu Perhaps Love-nya juga sangat booming hingga hari ini, kabarnya drakor itu juga akan di-remake dengan menampilkan para pemain baru. Goong memiliki 27 volume, dengan 1 side story dan versi spesial yang sudah pernah kuulas sebelumnya.
Komik Goong Palace Story menceritakan tentang perjodohan putra mahkota kerajaan Korea di abad ke-21, Lee Sin dengan gadis dari kalangan rakyat biasa bernama Chae Kyeong. Pernikahan mereka diwarnai perebutan kekuasaan politik hingga cinta segi empat. Kalau kamu suka baca komik manga di internet, Goong ada juga dalam platform Kakao baik yang versi biasa maupun berwarna. Untuk yang varian warna, sudah terbit dalam bentuk fisik dengan 3 volume awal. Kovernya cakep banget!

Komik Goong Palace Story Bukan Hanya Kisah Cinta Era Kerajaan Modern Belaka
Komik Goong Palace Story mengisahkan tentang abad ke-21 di mana Korea masih memakai sistem monarki alias kerajaan, dengan dibantu parlemen bersama perdana menteri untuk menjalankan pemerintahan. Putra mahkota, Lee Sin pindah ke sekolah biasa yang ternyata diatur oleh para petinggi kerajaan. Dia akan dijodohkan dengan seorang gadis seumuran dengannya, dari keluarga biasa karena wasiat raja sebelumnya. Ayah raja yang sekarang, dulunya bersahabat dengan kakek si gadis. Karena merasa berutang budi, raja terdahulu berniat untuk menjodohkan keturunannya dengan cucu si kakek. Dia memberikan cincin sebagai pengikat janji di antara mereka.
Chae Kyeong, gadis SMA berusia 17 tahun dan beberapa kali kena masalah dengan putra mahkota. Terakhir dia melihat Sin melamar seorang gadis di sekolah bernama Seong Hyo Rin. Lalu Sin mengancam untuk tidak memberitahukan hal itu pada siapapun. Hyo Rin menolak Sin karena mau fokus menjadi penari dan tak ingin kerajaan kekang. Sin mendapat kabar mengenai siapa calon istrinya, ternyata si Chae Kyeong! Sementara gadis itu juga kaget mendengar kabar perjodohan itu. Sempat ingin menolak namun tersadar dengan pernikahannya, maka dia bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga karena ayahnya pengangguran dan ibunya hanya bekerja sebagai sales asuransi. Lagipula ibunya yatim piatu lalu dijodohkan dengan anak si kakek, karena itu merasa berutang budi. Jadi Chae Kyeong juga memakluminya.

Pernikahan Mewah Putra dan Putri Mahkota
Sepupu Sin, Lee Yul pindah dari Inggris bersama ibunya, masuk ke sekolah yang sama dengan Sin. Bahkan Yul ternyata sekelas dengan Chae Kyeong. Ayah Yul sebelumnya adalah Putra Mahkota yang memerintah selama 5 tahun kemudian meninggal. Adiknya, ayah Sin kemudian naik takhta lalu menjadi raja. Yul yang tahu perjodohan Sin, kemudian memberi sepupunya saran bagaimana cara menyenangkan hati Chae Kyeong. Sebelum pernikahan, gadis itu harus mengikuti pelatihan dari kerajaan. Sin mendatanginya, memberi tahu apa saja yang Yul sarankan. Namun akhirnya Sin menyerah dan menyatakan janjinya, bahwa mereka bisa bercerai di kemudian hari.
Mereka kemudian menikah dengan pesta yang meriah dan mewah. Rakyat bersukacita karena akhirnya kalangan mereka bisa diterima menjadi anggota kerajaan. Yul yang menjadi akrab dengan Chae Kyeong, merasa iri karena berada di sisi gadis itu sebenarnya adalah tempatnya dulu. Beberapa hari setelah menikah, pasangan kerajaan ini mendapat izin menginap di rumah Chae Kyeong. Di sana mereka tidur sekamar. Chae Kyeong mulai merasakan desir-desir aneh, tidur sampai air liurnya kena di baju Sin sampai ingin memeluk punggung cowok itu hahaha. Ini persis sama di dramanya!

Hyo Rin dan Yul Menjadi Halangan Cinta Sin-Chae Kyeong
Ibu Yul mendatangi raja dan menyinggung masa lalu mereka, tak sengaja permaisuri dengar. Karena itu raja jadi ingin mengangkat status almarhum kakaknya sehingga ibu Yul bisa masuk istana dan menjabat sebagai ibu suri. Padahal niat ibu Yul ini ga bener, dia ingin mengembalikan posisi anaknya agar menjadi putra mahkota. Dia memang berambisi banget. Dulu dia pacar ayah Sin, namun akhirnya malah memilih sang kakak agar bisa jadi permaisuri.
Acara ulang tahun Yul agak canggung karena dia mengundang Hyo Rin. Sin mulai menghindari gadis itu, apalagi dia beberapa kali terinspirasi dengan Chae Kyeong. Dari panggilan ibu ke permaisuri, sampai mimpi-mimpinya ke depan. Sin kemudian menjanjikan lagi perceraian kepada Chae Kyeong, juga hasratnya untuk berhenti sebagai putra mahkota sekitar 3-4 tahun ke depan. Namun, setelahnya banyak yang terjadi di antara mereka apalagi setelah ibu Yul sah memiliki posisi sebagai nomor dua di kerajaan. Perlahan hati Sin mulai luluh karena sikap Chae Kyeong yang tulus melindunginya. Di acara pentas sekolah, sampai ketika Sin dilempari telur.
Situasi memanas ketika Sin yang pergi ke Inggris sendiri tanpa Chae Kyeong diberitakan tabloid gosip, sedang asyik berjalan bersama Hyo Rin. Hubungan yang membaik antara mereka berdua kembali renggang, tambah lagi Chae Kyeong yang sedang sakit tak Sin izinkan untuk pulang ke rumah. Padahal Sin hanya takut Chae Kyeong tidak mau kembali lagi ke istana. Karena banyak isu yang beredar bahwa mereka tak harmonis, istana akhirnya mengadakan penggabungan kamar. Sejak itu hati Sin semakin melirik Chae Kyeong.
Oh Mi Ru Suka Yul, Chae Jun Mulai Mendekati Hyo Rin
Permaisuri hamil sehingga Sin berusaha untuk mempertahankan takhtanya agar bisa melindungi mereka. Ayahnya lebih sering membela Yul. Sin yang mengutarakannya pada Chae Kyeong malah membuat gadis itu galau karena mereka akan lebih sulit untuk bercerai. Setahun menikah, mereka mengikuti wawancara. Yul memberikan saran agar Chae Kyeong mengutarakan niat cerai di acara tersebut. Padahal Sin sampai nginap di rumah keluarga Chae Kyeong karena si kakek sedang sakit. Chae Kyeong juga sempat mengutarakan perasaan, tapi Sin ingin menjawab ketika wawancara nanti. Eh saat acaranya berlangsung, sudah dengar pernyataan Sin juga, Chae Kyeong tetap mengutarakan niat cerai. Sin sebenarnya mulai melunak, tapi Yul selalu ikut campur dan membuat kesalahpahaman makin menjadi-jadi di antara mereka.
Adik Chae Kyeong, Jun malah mulai menyukai Hyo Rin. Sin sempat kesal karena Hyo Rin memintanya ke RS ternyata terjebak dengan beberapa wartawan di sana. Karena itu Hyo Rin meminta ikut Jun agar bisa masuk ke istana. Tepat ketika Sin bertengkar dengan raja yang ingin memecatnya dari jabatan putra mahkota, Hyo Rin mendekatinya lagi.

Yul Menyebabkan Sin dan Chae Kyeong Bercerai
Namun akhirnya Sin makin dekat dengan Chae Kyeong apalagi setelah kematian kakek gadis itu. Chae Kyeong memantapkan hati untuk berada di sisi Sin yang bertekad menjadi raja. Raja juga sudah menceritakan niat aslinya pada Sin, alasan dia mau Yul naik takhta. Sayangnya waktu itu permaisuri dan Yul mendengar dari luar. Yul memberikan syarat pada permaisuri, dia tak akan jadi raja asalkan mereka mau menceraikan Sin dan Chae Kyeong. Padahal si Yul ini sudah ada calon tunangan, Oh Mi Ru, anak seorang pengusaha.
Sin dan Chae Kyeong yang semakin dekat sampai pergi berdua ke daerah lain. Sin juga menyatakan perasaannya. Ketika kembali ke istana, Yul lagi-lagi mengacaukan mereka berdua. Mereka bertengkar lagi karena Chae Kyeong sedih Sin tidak memberitahukan kakeknya sedang sekarat, sementara mereka menyambut permaisuri yang baru saja melahirkan pangeran. Raja tidak memberi izin karena sudah banyak yang terjadi- dari kasus obat terlarang, kebakaran istana hingga pernyataan cerai Chae Kyeong. Permaisuri selain meminta besannya datang, juga menemui Chae Kyeong dan memintanya untuk bercerai dengan Sin! Chae Kyeong meminta cerai dan Sin akhirnya mengabulkan, walau gadis itu tak mau bilang yang sebenarnya.
Volume 17 Hingga Tamat Menjadi Dinamika Hubungan Sin dan Chae Kyeong Pasca Cerai
Satu tahun tujuh bulan Chae Kyeong akhirnya resmi bercerai. Masuk ke volume 17, hingga 10 edisi ke depan, menceritakan tarik-ulur antara Sin dan Chae Kyeong. Permaisuri memohon pada Chae Kyeong agar benar-benar menjauh dari Sin sampai gadis itu beneran melakukannya. Sin patah hati dan melamar Hyo Rin untuk melupakan Chae Kyeong. Berita itu sampai masuk ke media. Mi Ru berusaha menyatukan Sin dan Chae Kyeong kembali, sementara raja akhirnya tahu perbuatan Yul di balik perceraian anaknya. Ketika menginterogasinya, Chae Kyeong mendengar! Di sisi lain permaisuri berani mengancam ibu suri karena tidak mau Seon, anak keduanya juga menjadi sasaran kekejaman politik seperti yang Sin alami.
Yul yang akhirnya mau melepas Chae Kyeong dan akan kuliah ke luar negeri, malah Hyo Rin dekati karena tak terima Sin putuskan hubungannya. Seperti mendapat angin segar, Yul sampai mendesak Chae Kyeong walau harus dibenci untuk pergi ke luar negeri bersama. Kalau tidak, Yul akan merebut takhta raja. Chae Kyeong berhasil bertemu dengan Sin, mereka ditahan di vila oleh raja. Raja bertindak lebih dahulu sebelum Yul, menyampaikan kepada publik mengenai wasiat raja terdahulu. Bahwa Yul diminta untuk menjadi raja. Jadi raja melempar pilihan kepada parlemen dan masyarakat, apakah akan meneruskan wasiat itu.

Sin Tidak Jadi Turun Takhta
Chae Kyeong akhirnya memilih untuk tidur bersama Sin. Membuat kenangan untuk terakhir kalinya kemudian mencari cara pergi dari vila untuk menemui Yul. Dia tak mau Yul mengambil takhtanya Sin. Sayangnya Chae Kyeong memakai mobil yang Ibu Suri suruh sabotase untuk Sin. Ibu Suri sempat berubah pikiran namun mobil itu terlanjur sudah dipakai. Chae Kyeong mengalami kecelakaan dan kakinya tidak bisa pakai berlari karena cederanya itu. Yul yang mengetahui itu merasa bersalah, apalagi setelah mengetahui sang ibu ada andil dalam kecelakaan tersebut.
Istana akan mengangkat Yul sebagai putra mahkota dan bisa naik takhta jadi raja selanjutnya. Sin sangat senang dan bersama raja serta permaisuri membujuk Chae Kyeong serta keluarganya untuk menerima lamaran. Setelah penuh perjuangan dan keluarga Chae Kyeong mau menerima karena Sin bisa keluar dari istana, eh Yul malah menghilang bersama perdana menteri ketika diadakan wawancara pers. Yul pergi dengan Mi Ru keluar negeri, membiarkan ibunya tetap di istana.
Yul bersikap seperti itu agar istana tidak mengusut lebih lanjut keterlibatan sang ibu dengan kecelakaan Chae Kyeong. Ada plot twist lagi, jadi si ibu dulunya pernah meminta sang ayah yang punya kekuasaan hukum untuk ‘menutup mulut’ fotografer yang sempat mendapati dia yang di awal pernikahan masih berhubungan dengan adik ipar. Si ayah malah membungkam nyawanya dan hal itu bisa terusut lagi. Yul tidak ingin ibunya terlibat kriminal, jadi dia menyerah dan pergi. Hal itu membuat jabatannya makin diturunkan lagi menjadi pangeran biasa (jadi Seon ada kesempatan buat jadi raja, kalau Sin tidak bisa, bukannya Yul).
Bersatu Sembari Menunggu Sin Turun Takhta
Sementara Sin terkurung lagi di istana, terlebih kesehatan raja memburuk dan perlu menepi beristirahat ke pulau Jeju bersama permaisuri. Sin harus menjalankan tugas-tugas raja sebagai pengganti sementara. Walau dia melamar Chae Kyeong lagi, gadis itu tak mau kembali ke dalam istana. Akhirnya mereka memilih untuk hidup dengan latar belakang masing-masing. Namun Sin tak pernah bisa melupakan Chae Kyeong, beberapa kali dia membantu mantan istrinya itu diam-diam. Suatu kali ketika mabuk, Sin menelepon Chae Kyeong di depan Seon. Nah, Seon membeberkan niatan Sin untuk melepas takhta dan mengejar seorang gadis di wawancara resmi hahaha.
Wawancara itu terdengar oleh Chae Kyeong yang menyadari bahwa Sin-lah yang meneleponnya lalu. Selesai acara pawai kerajaan, Chae Kyeong pergi ke pintu istana dan Sin muncul di sana. Mereka saling melepas rindu dan Sin berjanji untuk kembali kepadanya, mungkin ketika Seon semakin besar dan bisa menerima takhta. Karena Chae Kyeong juga kukuh tak mau balik ke istana. Mendengar pernyataan Sin, Chae Kyeong menariknya lalu mereka berciuman! Rakyat di sekitar sampai menyadari siapa mereka. END.
Ending Berbeda Komik Goong dan Drakor Princess Hours
Volume 18 ada secuil kisah ibu dan ayah Yul yang ternyata hanya melakukan pernikahan politik. Namun mereka akhirnya beneran saling mencintai. Manis sekaligus pahit sih. Di volume 20, ada cerita singkat diary Sin yang ketika masih berstatus suami, mengamati Chae Kyeong yang semakin hari semakin menyenangkan.
Tamat di tahun 2011 pada volume 27, koleksi sejak aku SMP hingga kuliah, Goong memiliki ending yang agak berbeda dengan dramanya- Princess Hours yang sudah lebih dulu selesai. Mungkin karena itu Princess Hours versi Thailand (2017) lebih mengikuti ending komiknya. Tapi kalau jujur, aku lebih suka dramanya apalagi pada bagian ending ketimbang komik yang alurnya lebih berbelit-belit dan menekankan konflik politik. Cukup lelah membaca komik ini karena konfliknya berat, Sin dan Chae Kyeong masih mencintai tapi Yul-ibu suri suka sekali mengganggu mereka. Sudah cerai pun, Yul masih suka mengatur Chae Kyeong. Greget banget!
Ketika Sin- Chae Kyeong sedikit saja bahagia, eh muncul lagi masalah. Sampai akhir terasa open ending. Mereka kelihatannya stuck satu sama lain dan tak bisa mencintai orang lain. Tampaknya happy, tapi sebenarnya masih memunculkan pertanyaan: mau tunggu sampai kapan? Seon menginjak usia 17 tahun? Sedangkan umurnya mungkin baru 3 atau 4 tahun ketika ending komik. Umur mereka bisa 30 tahun ketika itu, lagipula kalau sudah menginjak umur ideal, belum tentu Seon mau naik takhta. Tapi masih bisa diasumsikan benar mengingat tingkah Seon yang sepertinya suka menjadi raja hahaha. Seharusnya komik sepanjang ini ada konklusi yang jelas, kalau tidak salah di volume 25 sudah bisa selesai sih. Kesannya jadi sengaja diperpanjang.

Karakter dan Style Gambar Komik Goong
Karakter paling menyebalkan di komik ini tentu saja ibu suri, Yul dan Hyo Rin. Kalau tidak ada mereka bertiga, atau setidaknya nanti di bagian setengah keseluruhannya, kita mungkin bisa melihat bagaimana Sin-Chae Kyeong perlahan saling menyukai. Mi Ru walau karakter sampingan cukup menghibur karena punya semangat tinggi dan pantang menyerah hahaha. Karakter lain seperti dayang Han dan kasim Gong juga beberapa kali muncul menambah semarak cerita, walau sebenarnya tidak terlalu perlu. Kadang lawakan Park dengan adanya mereka tampak garing. Tapi kalau dia sering menyebut diri ‘cantik’ masih cukup lucu sih.
Aku pertama kali baca manhwa lewat Goong ini. Kalau beberapa tahun ini sudah biasa baca dari webtoon dan mangascan yang beredar di internet. Pertama aku merasa gaya gambar manhwa agak aneh (dulu ada Full House juga tapi tidak aku beli). Pada volume-volume awal, komik Goong ini tidak terlalu menarik, mata para tokohnya besar dan kadang wajah tidak sinkron. Eh tapi lama kelamaan kemampuan So Hee menggambar makin bagus. Lagipula sejak awal aku terpikat dengan fashion Chae Kyeong, bahkan Sin juga seperti model. Gaya gaun modern yang sering dipadukan dengan model atau motif ala hanbok, plus rambut yang lucu-lucu, mirip dengan Chae Kyeong versi drama. Kover tiap volume juga cantik banget! Tiap beberapa halaman juga ada gambar lepas yang menarik.
Penerjemahannya cukup baik dan mudah memahami pilihan kosakatanya. Aku juga suka bagaimana So Hee beberapa kali menjelaskan tradisi adat kerajaan Korea di berbagai volume. Selain perasaan bak kupu-kupu dalam perut, aku mendapat pengetahuan pula dari komik ini. Hanya saja memang So Hee ini terlalu sering menceritakan dirinya, yang kadang terasa berlebihan hahaha.

Beberapa Perbedaan Komik Goong dan Drama Princess Hours
Ada beberapa perbedaan antara komik Goong dan Princess Hours, di antaranya:
- Dalam drama, Sin tidak punya adik laki-laki malahan kakak perempuan yang nantinya akan meneruskan takhta. Adik Chae Kyeong juga tak ada hubungannya dengan Hyo Rin. Tidak ada tokoh bernama Mi Ru, maupun mahasiswa dokter yang mendekati Chae Kyeong,
- Sin pergi ke Inggris, sedangkan dalam dramanya dia ke Thailand (bukan foto ciuman hanya jalan biasa antara dia dan Hyo Rin),
- Nama Hyo Rin di drama bermarga Min,
- Ending drama Yul dan ibunya pergi ke luar negeri, sedangkan di komik hanya Yul saja. Sang ibu tetap di istana hingga ending,
- Di drama tidak ada perceraian dan kecelakaan mobil, Chae Kyeong hanya pergi studi ke luar negeri,
- Tidak ada adegan nikah 2 kali dalam komik.
Adanya Edisi Side Story Sebagai Pelengkap Cerita Lamanya
Terbit tahun 2012 di Korea, edisi The Side Story bukanlah epilog dari Goong. Berisi kisah-kisah pendek, yaitu bagaimana Yul berdebat dengan parlemen, buku harian Chae Kyeong ketika masih menjadi putri dan apa yang terjadi di malam pertama Sin- Chae Kyeong selain ciuman. Nah, ada 1 kisah di bagian pertama tentang selir raja yang bertemu dengan reinkarnasinya dari dunia modern. Itu menarik sih karena dia menyerahkan anak kembar raja ke diri masa depan. Hal itu terasa seperti mimpi dan diri masa depan akhirnya hamil anak kembar. Ada satu lagi di bagian penutup, perjalanan So Hee di Jepang. Entah kenapa tidak ada epilog, malah buat bagian-bagian yang tidak penting. Di edisi spesial juga tak ada kejelasan hubungan mereka. Sedih.

Kolaborasi Brand Kosmetik Korea Peripera x Goong
Merek kosmetik Korea terkenal, Peripera meluncurkan set edisi Goong tahun lalu. Aku sangat bersyukur karena ada di Shopee, tidak ragu untuk pesan yang sudah ready. Harganya juga relatif terjangkau dengan kualitas yang bagus, kemasan yang cantik dan tanggal expire-nya masih lama. Ada eye shadow palette, blush on, lip tint sampai cushion loh. Desain tiap produknya juga detail. Untuk eye shadow, bagian highlighter-nya ada karakter Goong-nya. Begitu pula pada blush on-nya. Dua lip tint ada simbol kupu-kupunya. Paling cakep cushion-nya karena ada gambar komik di dalam, lengkap dengan hiasan norigae dan stiker yang bisa kamu tempelkan sesuka hati.

Kesimpulan: Manhwa Goong Memiliki Alur yang Lebih Berat daripada Drama Princess Hours
Aku merekomendasikan komik Goong Palace Story ini untuk kamu yang ingin tahu bagaimana plot cerita asli Princess Hours, yang bukan hanya suka kisah romantis, tapi agak bittersweet dan mengajarkan tentang berbagai tradisi kerajaan Korea. Ada beberapa quotes menarik dari komik Goong Palace Story :
“Pada dasarnya, orang yang sudah punya banyak, menjadi usil kalau melihat sesuatu yang tidak dia punyai.” ~ Sin
“Cinta sepihak itu sangat susah ternyata. Bukan mencintai seseorang yang jauh, tetapi suka pada orang yang dekat, yang selalu bertemu, berhadapan, berbicara siang dan malam, membuat keadaan menjadi dua kali lebih sulit.” ~ Chae Kyeong
“Hati yang kesal dan hati yang rindu berbeda. Itulah keluarga.” ~ Chae Kyeong
“Aku kira besarnya kesedihan tergantung kenangan yang dimiliki dengannya, waktu yang dilalui bersama, dan seberapa besarnya dia mengambil bagian dalam hidupku.” ~ Sin
“Kalau menyesal untuk hal yang belum bisa terjadi dan menoleh ke belakang terus, tidak bisa maju.” ~ Chae Kyeong
Rating versiku : 4/5