Annyeong, aku mau mengulas film yang masih tayang di bioskop judulnya Colony (2026). Sutradaranya Yeon Sang Ho yang 10 tahun lalu membuat Train to Busan dan menjadi pelopor genre zombie dalam perfilman Korea. Bersama Choi Gyu Seok dalam menuliskan naskahnya, pemainnya juga bertabur bintang terkenal seperti Jun Ji Hyun atau Gianna Jun (Kingdom Ashin of the North, My Love from the Star), Koo Kyo Hwan (Train to Busan Peninsula), Ji Chang Wook, Kim Shin Rok (Sweet Home 2), Shin Hyun Been dan Go Soo. Film Colony (2026) bercerita tentang konferensi bioteknologi yang menjadi kacau karena virus menular, membuat orang-orang menjadi zombie yang terus belajar serta berkoloni seperti semut. Pihak berwenang harus menutup akses keluar dari gedung tersebut dan mencari tahu vaksin untuk mengobati virus tersebut.
Sinopsis dan Review Film Colony (2026): Ketika Memutar Otak Lebih Penting Daripada Kekuatan Fisik Melawan Para Zombie Pintar
Film Colony (2026) bermula dengan telepon dari seseorang bernama Seo Young Cheol kepada polisi bahwa ia akan melancarkan serangan bioterorisme di sebuah gedung dan dirinya adalah vaksin dari senjata biologisnya itu. Ternyata di gedung itu sementara ada acara seminar dan CEO perusahaan farmasi, Chains Bio, Kang Woo Chul sedang mengadakan presentasi tentang jamur berlendir. Dia mengemukakan kemampuan regenerasi sel dari jamur tersebut dan menyebut soal koloni semut. Setelah selesai presentasi, si CEO mendapat telepon dari pihak kepolisian soal teror yang mereka terima dan menyebut nama Young Cheol. Rupanya orang itu menemui dia di ruangan VIP. Memang sebelumnya dia telah menyuntikkan sesuatu ke tubuhnya, lalu berbicara sedikit dengan Woo Chul soal presentasi tadi yang mencuri hasil penelitiannya. Woo Chul santai dan bersikap seolah si Young Cheol ini psikopat jadi tidak pantas mengembangkan penelitian itu. Dengan marah, Young Cheol menyuntikkan jamur lendir ke tubuh lelaki itu.
Kwon Se Jeong, seorang profesor yang terkucilkan dan menganggur mendapat undangan acara seminar tersebut. Dia datang bersama mantan suaminya, Han Gyu Seong yang mendorongnya untuk mencari peluang kerja di perusahaan itu. Se Jeong sempat mengejar Woo Chul hingga ke depan ruangan VIP, lalu melihat Young Cheol ikut masuk ke dalamnya. Mereka tampak bertengkar hingga terlihat bayangan Young Cheol yang didorong, akhirnya Se Jeong memilih pergi daripada mendengar hal yang tak seharusnya dia urus. Se Jeong akhirnya kembali pada Gyu Seong dan mereka pun makan bersama. Setelah menerima telepon dari istri dan anaknya, Gyu Seong mengakui bahwa dia mendapat tawaran bekerja di luar negeri dan mungkin akan menetap lama di sana bersama keluarga tercinta. Se Jeong jadi sadar mantannya itu kasihan pada nasibnya yang begini-begini terus, kemudian memilih untuk cepat pulang. Namun terjadi keributan besar, orang-orang berlarian saling menggigit satu sama lain!

Suntikan Jamur Mengubah Woo Chul Menjadi Zombie
Woo Chul yang mendapat suntikan jamur bergerak cepat menyandera Young Cheol di ruangan, menutup pintunya dengan kursi, kemudian mau menghubungi polisi. Tapi tubuhnya berubah dengan cepat, memuntahkan cairan putih dan urat-urat menonjol di wajah dan lehernya, serta pupil mata yang berubah. Seketika itu dia menjadi zombie yang menggigit orang di sekitar. Pada saat yang sama, Choi Hyun Seok, petugas keamanan di gedung itu sedang menemani kakak perempuannya berbelanja. Kakaknya, Hyun Hee menggunakan kursi roda dan mereka merencanakan untuk berkemah nanti.
Ketua tim kontra-terorisme Lee Bong Seok tiba bersama pasukannya untuk mencari si vaksin- Young Cheol tetapi akhirnya terjebak saat gedung tersebut dikunci. Se Jeong, Gyu Seong, Hyun Seok, Hyun Hee, Bong Seok, 2 siswa siswi beserta 1 teman yang mereka rundung, mantan atlet berumur dan beberapa karyawan gedung itu akhirnya bergabung di tengah kekacauan itu. Nasib tragis Gyu Seong kehilangan nyawanya saat menyelamatkan si siswi nakal. Se Jeong mengamati bahwa perilaku para zombie mirip dengan efek infeksi jamur yang ada dalam bahan presentasi tadi. Mereka seperti semut berkoloni yang memiliki tingkat kecerdasan kolektif, memungkinkan mereka untuk berbagi data sensorik secara real-time melalui lendir miselium yang sebelumnya dimuntahkan dan terus belajar.

Istri Gyu Seong dan Timnya Meneliti Laboratorium Young Cheol
Bong Seok memberitahu ada teror telepon sebelumnya dan Se Jeong menceritakan dia melihat si Young Cheol terakhir berada di lantai 3 bersama bapak CEO. Akhirnya mereka memutuskan untuk kesana sambil menemukan Young Cheol. Dengan ide Se Jeong, si mantan atlet pergi keluar untuk mengambilkan banyak parfum agar bisa mereka pakai dan melumuri beberapa manekin untuk mengecoh zombie yang akan mereka undang masuk ke dalam ruangan nanti. Mereka sempat berhasil lari, Se Jeong sampai menyalakan api agar fire sprinkler mengeluarkan air untuk melumpuhkan sementara para zombie.
Young Cheol dapat mereka temukan dan bersama-sama masuk ke dalam lift untuk menuju lantai 30 yang ada tim evakuasinya. Lelaki aneh itu memuji salah satu dari mereka yang bergerak sangat lincah, juga mengkritik Se Jeong yang memicu air keluar sehingga membuat komunikasi para zombie menjadi lebih cepat. Tiba-tiba saja dia membuka lift sehingga beberapa zombie berhasil menyergap mereka dan menyisakan beberapa penyintas saja. Young Cheol berhasil kabur dengan tangan yang terborgol.
Istri Gyu Seong, Gong Seol Hee bergabung dengan kelompok penelitian dan menyelidiki laboratorium Young Cheol yang dibangun setelah pemecatannya dari Chains Bio. Sekumpulan monyet di dalam lab yang terinfeksi lepas dan menyerang kelompok tersebut. Salah satu tentara membunuh seekor monyet berlabel #1 dan mengakibatkan sisa monyet yang lain membeku dan tidak bergerak. Setelah melaporkan hal itu pada pihak berwenang, salah satu dari mereka diminta untuk melakukan jumpa pers. Seol Hee mengajukan diri, namun dia meminta mereka mencari tahu siapa orang pertama yang terinfeksi di gedung itu. Berdasarkan CCTV gedung didapati bahwa si CEO yang kena duluan, jadi mereka menyuruh tim militer masuk ke gedung dan mencarinya. Tim lain diminta untuk membawa keluar Young Cheol yang terduga vaksin.

Tim Penyintas Terpisah Karena Polisi Egois
Para penyintas yang tersisa menuju ruang kendali di basement untuk menemukan Young Cheol. Hyun Hee menawarkan diri untuk tinggal di ruang kendali agar bisa membimbing mereka melalui rute yang aman menggunakan monitor CCTV dan obrolan grup di ponsel. Mereka berhasil menemukan Young Cheol, yang sengaja membiarkan dirinya digigit oleh Woo Chul. Rupanya hal itu memberi Young Cheol akses penuh ke pikiran kolektif para zombie dan mengendalikan mereka juga! Hyun Seok mau mereka pergi ke bawah lagi untuk menyelamatkan sang kakak, namun Bong Seok tidak setuju karena sudah dekat tujuan mereka ke tim evakuasi. Pembicaraan mereka yang membocorkan soal lokasi Hyun Hee di ruang kendali, menyebabkan Young Cheol memanggil para zombie ke tempat itu. Berburu waktu Hyun Seok meminta kakaknya memberi tahu rute aman kesana, tapi Hyun Hee malah memberi arahan palsu hingga terkepung para zombie. Begitu tertekan, Hyun Seok bersumpah untuk mencari lalu membunuh Young Cheol.
Langkah pertama yang Hyun Seok ambil dengan memberitahu lokasi keberadaan para kelompok penyintas melalui pengeras suara. Sehingga walaupun mata Young Cheol sudah ditutup, mendengar lokasi itu dia dapat mengarahkan para zombie untuk menerjang mereka. Kelompok penyintas akhirnya terpecah. Bong Seok terkepung zombie bersama satu orang berjas yang sempat ia tembak kakinya. Se Jeong berhasil kabur bersama 2 siswi serta Young Cheol dan masuk ke dalam ruangan. Mereka masih berkomunikasi melalui obrolan grup dan Se Jeong menawarkan diri untuk keluar sendiri agar bisa memanggil tim evakuasi.

Apa Perlawanan Young Cheol Berhubungan dengan Se Jeong?
Ternyata si Young Cheol memanfaatkan zombie mantan atlet untuk membaca pesan dalam grup! Dengan itu dia mudah mengarahkan para zombie mencari Se Jeong di luar, sementara di dalam dia berusaha memisahkan 2 siswa tadi. Ketukan dan suara yang mengaku sebagai tim penyelamat membuat si siswi nakal membuka pintu dengan cepat. Rupanya mereka para zombie yang segera menyerbu ke dalam. Si siswi nakal tadi sempat meminta maaf, namun malah sekarang mengorbankan temannya itu. Pada akhirnya dia juga ikut tergigit hahaha. Hyun Seok yang penuh dendam berhasil mencegat Young Cheol, tetapi lelaki itu dengan licik memanggil zombie Hyun Hee. Semangatnya hancur total, Hyun Seok menyerah dan kena tikaman Hyun Hee.
Young Cheol menghadapi Se Jeong, mengakui bahwa ia yang mengundangnya ke acara tersebut sebagai balas dendam. Dulu Se Jeong terlibat dalam kasus yang ayah Young Cheol hadapi hingga memilih untuk bunuh diri. Young Cheol mendengar pembicaraan mereka di telepon dan menganggap salah paham berkomunikasi sangat fatal sehingga tercetus ide untuk membuat penelitian zombie. Se Jeong berhasil kabur ketika sebuah kelompok pasukan khusus menerobos area tersebut dan secara paksa menahan Young Cheol, tetapi seluruh kelompok tersebut terinfeksi dan berubah menjadi pasukannya. Memimpin pasukan khusus yang jadi zombie, Young Cheol melarikan diri dari gedung dan melepaskan para zombie di pusat kota.
Siapkah Kamu Terasing Karena Memiliki Pendirian Berbeda dengan Orang Lain?
Seol Hee yang menceritakan lewat telepon mengenai kawanan monyet di lab tadi kepada Se Jeong yang masih berada dalam gedung, memberitahu pihak berwenang agar Young Cheol-lah yang dimusnahkan, namun mereka menolak karena orang lebih senang dengar bahwa ada vaksin dari virus tersebut. Setelah dengar zombie menyerang kota, para pihak berwenang itu membubarkan diri agar bisa kabur. Namun Seol Hee dari tenda tetap membantu Se Jeong untuk memantau CCTV di area jalan.
Se Jeong berhasil keluar dari gedung dengan samaran memakai jaket putih yang terkena lendir miselium dan noda darah mayat. Para zombie tidak mendekatinya! Dia menaiki mobil dan menyerang Young Cheol. Se Jeong melempar jaketnya ke salah satu zombie dan membuat mereka semua memutar terus-menerus seperti fenomena kincir semut. Hal itu membuat mereka kembali ke setelan awal, yang membuat Se Jeong berhasil menjebak mereka ke arah Young Cheol. Apakah kali ini usahanya membuahkan hasil? Bagaimana nasib para zombie dan Seol Hee?

Film Colony Tampil di Festival Cannes dan Bertabur Bintang Terkenal
Film Colony mengadakan pemutaran perdana globalnya di sesi Midnight Screenings Festival Film Cannes 2026 dan kabarnya mendapat standing ovation selama 7 menit di sana! Bahkan bajakannya telah beredar di internet dan beberapa bagian penting di-spoiler dalam komen atau postingan di media sosial. Betapa antusiasnya orang-orang menunggu pemutaran film ini yang masuknya lama di Indonesia. Akhirnya aku duluan nonton di hari pertama dan cukup puas menontonnya! Aku tidak mau menunggu film ini rilis di platform streaming karena tak akan puas jika hanya nonton lewat laptop atau TV saja.
Akting para pemerannya tak meragukan lagi, sederet bintang ternama di dalamnya terlebih Ji Hyun tampak overpower sekali di sini. Sebelumnya berperan seperti itu dalam serial Kingdom Ashin, dia menjadi lawan seimbang dari Kyo Hwan yang juga berperan sebagai villain di Peninsula. Ji Hyun selalu bagus, hanya saja di sini penampilannya cukup bersih ya daripada yang lain padahal terkepung para zombie loh. Akting Kyo Hwan sangat bagus, bahkan ada beberapa gestur kecil yang sangat meyakinkan sampai adegan nangisnya, mantap betul! Ji Chang Wook beneran cocok berakting laga dalam menumpas para zombie dengan pisau. Emosi dan chemistry-nya bersama Shin Rok juga cocok. Shin Rok yang biasanya jahat di film atau serial lain, kali ini tampil sangat bagus dengan keterbatasan kaki dan tangannya yang bergetar tak berdaya terkepung zombie. Pemain yang lain juga tampil apik!
Latar Tempat dan Audio-nya Berkelas!
Latar tempatnya juga sangat meyakinkan. Lendir dan jaringan jamur yang menempel dimana-mana terlihat menjijikkan sekaligus nyata. Ruang sempit dalam gedung makin menambah atmosfir ketegangan dan ketakutan, apalagi sangat terasa ketika para pemeran mau keluar dari lift. Sinematografinya cukup bagus. Hanya sedikit nampak CGI terlebih di adegan kaburnya Young Cheol dari atas gedung. Selain itu ada beberapa pergerakan kamera yang agak mengganggu, terlalu cepat sehingga terasa kurang fokus.
Untuk scoring-nya juga asyik sekali, seperti berada dalam arena game. Koreografi para zombie juga patut mendapat apresiasi, seperti semut yang terinfeksi jamur, para pemeran ini akan berdiri tegak dengan kepala menengadah ke atas dalam adegan menerima informasi. Sangat kompak, apalagi di adegan awal ketika berjalan menggunakan kaki dan tangan, lalu menjadi 2 kaki saja. Namun ada adegan yang zombienya seperti tampak melongo, di bagian polisi dan lelaki berjas itu. Biasanya kan zombie lebih suka nyerang langsung ya tidak lihat-lihat dulu korbannya mau buat apa XD
Konsep Zombie Film Colony Segar, Namun Pengembangan Karakternya Kurang
Plotnya tersusun rapi, world building-nya juga pas. Aku suka dengan penerapan ilmu sains di sini, walau memang di babak awal kita harus mencerna dengan baik penjelasan yang dipaparkan sehingga mengerti asal virus zombie-nya. Beda dengan Train to Busan, film ini lebih memberitahu kita mengenai asal muasal virusnya. Ketegangan intens tanpa jeda membuat film ini sangat seru namun perlu konsentrasi lebih karena pace-nya yang cepat, bahkan terselip sedikit komedi segar yaitu zombie yang menyatu seolah bermutasi (kukira begitu waktu lihat di trailer) rupanya meniru tingkah Chang Wook yang menggendong kakaknya dari lift hahaha.
Hanya saja pengembangan karakternya kurang, bahkan pemain utamanya tidak tampak masa lalunya hanya sekilas. Paling kena itu sang villain, yang baru terbongkar motivasi utamanya mendekati babak akhir. Akan lebih bagus jika sejak awal terbangun sehingga penonton akan peduli terhadap mereka. Banyak penyintas yang mati namun tidak menimbulkan rasa sesak nan emosional seperti halnya Train to Busan dulu yang bukan hanya 1 karakter saja yang dicintai. Di Colony, fokus cerita lebih ke 2 orang saja.
Selain itu ada beberapa inkonsistensi dalam cerita. Contoh utamanya, siswi nakal yang pertama sangat takut sama zombie sampai harus diselamatkan orang. Belum lama setelah itu harus nyamar berdiri tegak diendus-endus zombie, masih bisa bertahan tuh. Mana dia berada di posisi depan pula, bukannya berada di belakang hahaha. Aku juga heran pemeran yang terbunuh pertama itu terlalu awal, padahal fotonya masuk di poster karakter. Potensinya besar sebenarnya untuk berada hingga akhir, mana dengan alasan menyelamatkan siswi nakal. Karakter dari Ji Chang Wook juga sebenarnya ada potensi, namun mungkin mengingat durasi mereka tidak menggali lebih dalam beberapa karakter lain. Sayang sekali.
Makna yang Bisa Kamu Ambil dari Film Colony (2026)
Film Colony (2026) menyentil beberapa isu sosial politik, peran pemerintah mengatasi masalah kesehatan, polisi dan masyarakat, dunia ilmiah dan hubungan senior-junior. Selain itu menyiratkan beberapa makna mendalam seperti :
- Komunikasi yang buruk seringkali menjadi pemicu masalah, belajarlah untuk perlahan mendengarkan dan memahami orang lain,
- Jangan mencuri hasil penelitian orang lain, lebih baik mengakuinya dan kemudian berkolaborasi,
- Menambah jaringan dan wawasan biasanya dapat memunculkan peluang baru untuk berkarier,
- Tugas penting, begitupula nyawa manusia, selagi bisa jangan abaikan menolong orang lain,
- Mencari orang untuk bertanggungjawab terhadap suatu masalah memang penting, namun mencari solusi untuk menyelesaikannya jauh lebih penting,
- Terasing atau tidak mengikuti arus menjadi risiko jika kita terus mempertahankan prinsip apalagi terhadap sesuatu yang benar.
Buat kamu yang suka genre bertahan hidup dari zombie, melihat adegan aksi dan emosional, film Korea Colony (2026) akan cocok untuk kamu tonton. Kalau film zombie Indonesia bagus, coba baca ulasanku tentang Abadi Nan Jaya. Jika kamu suka ulasannya dan merasa artikel ini bermanfaat, boleh minta tolong share link atau komen di bawah ya. Sampai ketemu di review berikut 🙂
Info Seputar Film Colony (2026)
Judul : Colony (2026);
Tgl Rilis : 15 Mei (Festival Film Cannes), 21 Mei (Korea Selatan), 3 Juni 2026 (Indonesia);
PH : Showbox, Wow Point, Smilegate;
Genre/Rate : Horror, Thriller, Zombie / 13+;
Negara Asal : Korea Selatan;
Waktu : 122 Menit;
Pemain : Jun Ji Hyun sebagai Kwon Se Jeong, Koo Kyo Hwan sebagai Seo Young Cheol, Ji Chang Wook sebagai Choi Hyun Seok, Kim Shin Rok sebagai Choi Hyun Hee, Shin Hyun Been sebagai Gong Seol Hee, Go Soo sebagai Han Gyu Seong.
Rating versiku : 4/5
Trailer bisa kamu lihat di sini: