Annyeong! Aku kembali mengulas drama Korea Perfect Crown (2026) bagian 2 dengan menjelaskan teori, kontroversi, kelebihan dan kekurangannya, bahkan kutipan dialog yang menarik. Jadi pastinya konten ini berisikan SPOILER 😀
Dengan penulis cerita yang sama dengan drama Because This is My First Life dan Alchemy of Souls – Park Joon Hwa, drama ini mengundang ekspektasi berlebihan apalagi pemain utamanya memiliki visual dan image yang bagus di mata netizen, IU dan Byeon Woo Seok. Namun seiring mendekati ending, drama ini mendapat kritikan karena distorsi sejarah, ada pertanyaan yang belum terjawab, kebakaran 3x sampai akting BWS dan IU yang kurang gereget. Untuk sinopsisnya, kamu bisa baca di bagian 1 yang kuulas lalu.

Teori dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
Selama menonton ongoing, drama ini memancing banyak teori dari para penonton di tiap minggu. Bahkan hal itu memancing banyak pembaca sekalian respon mereka di postingan Threads-ku. Berikut beberapa teori dariku juga yang beredar di netizen :
1. Gadis yang Ibu Suri Sembunyikan adalah Areum
PM Min mengetahui keterlibatan Areum dengan Tuan Inpyeong, sehingga Ibu Suri akhirnya menyembunyikan dia karena berpotensi bahaya bisa diincar siapa saja. Ketika Ibu Suri berniat menolong IAn di ending, maka Areum bisa jadi bukti kuat untuk menjebloskan ayahnya ke penjara. Aku juga sempat berpikir gadis yang dimaksud Ibu Suri untuk dibawa ke istana selain Areum, bisa jadi Da Yeong. Tapi ternyata dugaanku itu salah hahaha.
2. Da Yeong Bersekutu dengan Keluarga Ibu Suri
Ada beberapa hal yang Da Yeong lakukan membuatku sempat mencurigainya. Pertama, soal kematian mekanik bengkel yang menyabotase mobilnya Hui Ju. Soal penyelidikan orang tersebut hanya Hui Ju beritahukan ke asistennya, juga sang kakak dan istrinya. Selang sehari setelah diselidiki (kalau tidak salah), mendadak Tae Ju menemukan info bahwa orang tersebut telah tewas. Respon Da Yeong hanya seadanya, begitu pula ketika Tae Ju lagi-lagi mengungkit soal kematian mekanik yang terasa janggal itu. Dua kali loh disebut tapi kasusnya hanya berhenti sampai situ saja. Tapi bisa saja sih pelaku yang membungkam si mekanik takut akan segera ketahuan, cuma waktu kejadiannya pas gitu dengan penyelidikan Tae Ju.
Kedua, Da Yeong datang pagi-pagi sekali sampai disindir Hui Ju di hari pernikahannya. Mungkin karena memang perilakunya itu murni berbakti pada suruhan ayah mertua dan permintaan tolongnya IAn. Ketiga, ekspresinya yang agak aneh ketika keluar dari mobil sambil menatap depan RS tempat Hui Ju terbaring setelah overdosis obat dari cawan. Asumsiku Da Yeong yang berasal dari keluarga bangsawan mendapat ancaman dari pihak keluarga Ibu Suri yang berpengaruh. Entah mengancam keluarganya atau keluarga sang suami sehingga mau berbuat nekat. Namun semuanya ini tidak terbukti hingga ending.
3. Yang Meracuni Hui Ju antara Tuan Inpyeong atau Ibu Suri, Bahkan Bisa Jadi Keduanya
Dugaanku mengarah kuat pada tuan Inpyeong yang menatap TV sambil berujar Tunggu, seakan menargetkan seseorang tapi salah gitu. Eh benar ternyata bukan Hui Ju, tetapi IAn yang menjadi incaran di hari pernikahan. Aku sempat berpikir Ibu Suri mungkin tidak terlibat karena tampak kaget banget melihat Hui Ju pingsan. Tapi setelah itu dia menyuruh dayangnya membereskan hal-hal yang bisa membuatnya dicurigai ketika penyelidikan dimulai. Membuat orang jadi berpikir negatif kan? Tapi ternyata dia tidak terlibat hahaha.
4. PM Min Mengancam Ibu Suri dan Membocorkan Surat Kontrak Nikah
Ada adegan PM Min menerima Areum di kantornya, jadi aku langsung berpikir kalau dia akhirnya mengetahui keterlibatan Inpyeong atau Ibu Suri dalam kasus keracunan. Dari situ, dia bisa mengancam pihak Ibu Suri dan meminta sesuatu yang bisa memisahkan Hui Ju dan IAn. Lalu diberikanlah surat kontrak nikah mereka dan PM Min membocorkannya ke media karena dia yang paling sering berperan di sana (semacam jubir negara juga kan si PM ini). Ternyata dugaanku hampir benar. Bukan Inpyeong yang memberikan surat itu, namun Ibu Suri kepada si PM.
5. IAn yang Membocorkan Kontrak Nikahnya Ke Media
Salah satu teori populer di kalangan penonton, yaitu surat kontrak nikah langsung IAn bocorkan ke media. Karena surat kontrak tersebut kelihatan hanya dipegang oleh IAn dan aman berada dalam brankas bersidik jarinya. Selain itu IAn mau memancing pelaku peracun sang istri yang diduganya pihak dalam istana, sehingga surat kontrak ini bisa jadi bumerang buat mereka. Tapi ternyata dugaan ini salah, aku juga tidak terlalu sependapat karena IAn beneran kaget dan tak menyangka ini akan bocor. Perilakunya melindungi Hui Ju tampak natural. IAn pastinya sudah lebih dulu bersiap dong, mencari jalan aman untuk Hui Ju selesai acara tersebut. Namun malah Min yang kelihatan tenang banget mempersiapkan semuanya seolah tahu akan terjadi, bahkan sengaja datang terlambat! Ternyata beneran Min pelakunya hahaha.
6. Asisten Do Punya Niat Jahat
Teori ini juga sangat populer di Threads. Tindakan Do dinilai agak mencurigakan, terlebih ketika dia menukar cawan pernikahan (menurutku ini murni kesalahan) dan menanyakan kesukaan IAn pada ajudan Choi (sebagai bawahan yang baik dia juga begini pada Hui Ju). Tapi menurutku teori ini tidak tepat. Do sudah sejak lama bekerja dengan Hui Ju. Lagipula Hui Ju cerdas dan peka, aku yakin dia pasti akan sadar jika Do berkhianat. Hui Ju juga mencurigai Min lebih dulu, kan? Dibanding Do, aku lebih mencurigai Da Yeong karena lebih berhubungan dengan pihak istana alias para bangsawan.
7. Ibu Suri Hamil di Luar Nikah dan Pernah Pacaran dengan IAn
Teori yang lebih liar lagi, hanya karena IAn dan Hui Ju tertangkap basah di hotel bukan berarti gadis itu hamil di luar nikah. Kata-katanya itu bersifat satir, bukan bermaksud menyindir Ibu Suri seolah beliau pernah dalam kondisi seperti itu. Manalagi Ibu Suri dan suaminya tidak terlihat saling mencintai. Ada yang bilang bisa jadi raja cilik bukan putra suaminya, tapi aku meragukannya karena Ibu Suri tampak sebagai wanita yang berhati-hati dan penuh perhitungan. Itu bisa jadi bumerang di kemudian hari untuknya.
Ada juga yang bilang Ibu Suri dan IAn seperti punya hubungan masa lalu yang tidak selesai, ada juga yang merasa mereka pernah pacaran. Menurutku juga tidak, karena sikap Ibu Suri tampaknya dia yang memendam rasa alias bertepuk sebelah tangan. Dari cara menatap IAn yang pakai jubah mandi sampai tantrum karena lihat kemesraan dan beritanya lelaki itu bersama Hui Ju. Eh benar dong! Dia pernah suka IAn tapi lebih memilih menjadi calon ratu. Selain itu cinta pertama IAn memang Hui Ju, terbukti dari POV yang sering menampilkan masa sekolah. Ada pula pengakuannya pada Hui Ju di kamar, kalau gadis itu yang pertama baginya hingga rasa menginginkannya tak terbendung.
8. Tuan Inpyeong Menyebabkan Kematian Raja dan Ratu, Orangtuanya IAn
Teori ini juga cukup banyak beredar, bahkan aku sempat memikirkan ini. Ingat kata-kata Inpyeong pada anaknya, bahwa ada dosa-dosa mereka yang lain! Hanya saja hingga ending kita hanya dapat melihat Inpyeong sebagai pelaku yang meracuni Hui Ju dan melakukan ledakan gas di balai konsulat. Padahal bisa saja kematian raja dan ratu terdahulu adalah ulahnya, namun motif tidak diketahui apa.
9. Ibu dari Hui Ju Akan Memiliki Peran, Begitu Pula Ibu dari Areum
Hingga drama ini selesai, ibunya Hui Ju tak pernah muncul. Ada yang berteori bisa jadi ibunya bangsawan karena itu sang ayah agak kurang suka dengan rencana Hui Ju menikahi pangeran. Padahal hal ini bisa menjadi penggerak cerita, mungkin supaya tidak kepanjangan durasi ya. Selain itu ada nama ibu Areum yang tersorot ketika penyidik menginterogasinya. Namun ternyata bukan sesuatu yang penting, hanya seperti menjelaskan perekonomian keluarga Areum yang susah dan butuh dana untuk pengobatan sehingga melakukan hal yang Inpyeong suruh.

Kontroversi Distorsi Sejarah dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
Kontroversi penobatan raja sampai adegan Hui Ju-Ibu Suri meluas hingga membuat IU dan BWS meminta maaf lewat akun IG mereka masing-masing. Uniknya diposting dalam waktu yang berdekatan hanya selang beberapa menit. Setelah mereka barulah tim produksi ikut meminta maaf. Mereka juga sempat membisukan suara para bawahan, kemudian pada akhirnya menghapus adegan penobatan sekalian. Walau begitu, masih ada orang Korea yang membuat petisi agar drama ini benar-benar dihapus! Isu distorsi ini memang cukup sensitif, soalnya drakor dulu seperti Joseon Exorcist sampai disuruh berhenti loh. Penjelasan yang mudah kamu pahami bisa nonton videonya Korea Reomit. Ada 2 bagian yang netizen sorot, yang aku rangkum dari Pannchoa :
a. Penobatan IAn Sebagai Raja
Adegan penobatan IAn menjadi raja, para bawahannya meneriakkan Cheonse (raja hidup seribu tahun) yang secara historis berkaitan dengan kerajaan jajahan. Penonton Korea lebih suka mereka menyebut Manse (raja hidup 10 ribu tahun/ raja di atas raja) yang berarti merdeka. Dulunya manse hanya untuk kekaisaran Tiongkok, yang boleh panjang umur gitu.
Selain itu mahkota kerajaan Ian terdiri dari 9 untaian manik-manik yang secara historis terhubung dengan kerajaan jajahan. Seharusnya kalau sudah merdeka, ada 12 untaian manik-maniknya. Ada yang menyinggung soal Princess Hours yang untaiannya ada 9, itu sudah benar karena posisi Lee Shin saat menikah sebagai Putra Mahkota. Bahkan jubah IAn ketika penobatan yang mengenakan Myeonbok menurut netizen bergaya Tiongkok, karena raja-raja Korea dulu menerima pakaian seperti ini sebagai hadiah dari kaisar Tiongkok.
Tapi ada pula pendapat orang di Threads, sebelum masuknya Jepang ke Korea, ada era Kekaisaran Korea setelah Dinasti Joseon. Istilah manse untuk penguasa Korea di era tersebut. Sedangkan PC kemungkinan dari era Joseon langsung modern gitu, jadi masih pakai istilah cheonse. Lagipula ketika mau menghapus monarki, ada voting langsung ke rakyat, bukannya meminta pendapat pada pihak Tiongkok atau negara lain. Berarti kerajaan dalam PC memang berdiri sendiri tanpa pihak lain.

b. Ketika Hui Ju Menuang Air Teh di Depan Ibu Suri
Adegan ini katanya seperti tata cara minum teh bergaya Cina, ketika Hui Ju menuang airnya ke sebuah nampan sukwoo. Biasanya kalau di Cina jika air tehnya kebanyakan maka dituang seperti itu ke atas nampan, sedangkan Korea lebih sering menuangkan air secukupnya. Tapi kalau di PC sebenarnya Hui Ju membuang teh karena takut ada racun di dalamnya. Namun karena ada peralatan minum pula yang menyerupai budaya Cina, adegan ini jadi menambah kontroversi setelah penobatan IAn. Bahkan pulpen yang digunakan katanya produksi Tiongkok.

Kelebihan dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
1. Reuni Para Pemeran dan Akting yang Cukup Bagus dari Peran Pendukung
Drama ini menjadi ajang reuni beberapa pemainnya. Mulai dari IU dan Lee Byung Joon yang sebelumnya sama-sama bergabung dalam drama Dream High. Byung Joon di sini berperan sebagai kepala sekolah, sama seperti di drama itu menjadi kepsek seni Kirin. Lima belas tahun mereka kembali dalam satu projek. Byeon Woo Seok juga reuni dengan IU dari drakor Moon Lovers. Bersama Gong Seung Yeon juga, selain 1 agensi mereka pernah main bareng di Flower Crew: Joseon Marriage Agency. Bahkan ada rumor Ju Ji Hoon yang terkenal karena drama debutnya di MBC, Princess Hours, sempat mendapat tawaran untuk tampil sebagai kameo. Sayangnya tidak bisa karena terbentur jadwal.
Penampilan para pemerannya sudah cukup bagus. Apalagi BWS menjelang akhir lebih banyak menunjukkan mimik muka beragam. Dari kocak, wajah sok dingin, hingga adegan nangis yang makin matang. Aku juga suka gesturnya di episode 1 ketika melihat Hui Ju lagi di acara jamuan HUT. Alisnya terangkat kayak kaget tapi dengan gayanya yang elegan. Namun yang paling mencuri perhatian adalah Seung Yeon sebagai Ibu Suri. Sikap dan tatapannya sangat anggun, walau pakai baju biasa terasa aura bangsawannya. Steve Noh juga bagus aktingnya, kelihatan sayang sama Hui Ju tapi di sisi lain menunjukkan wajah sangarnya terlebih di adegannya melempar gelas kaca. Pemeran pendukung lain, ajudan Choi dan asisten Do juga manis banget aktingnya. Mereka sama-sama pekerja keras dan perlahan jatuh cinta. Chemistry mereka juga tidak kalah bagusnya dengan para pemeran utama.
2. Sinematografi yang Cantik dengan Set yang Mewah Serta Elegan
Tim produksi rupanya membangun set istana utama di studio Wonju yang sudah ditutup (bekas Mount Chiak Dreamland), arsitektur dalamnya memang terasa modern dan megah dengan beberapa ornamen tradisional. Ada pula belasan tempat yang digunakan sebagai latar syuting. Pemandangan malam hari di drama ini juga sangat indah, dari jembatan, jalanan, hingga bangunan istana dengan pencahayaan temaram sangat memanjakan mata. Pernikahan kerajaan juga menjadi adegan yang sangat ditunggu-tunggu, terlihat mahal dan tradisional dalam satu paket.

3. Kostum dan Gaya BWS Sangat Memanjakan Mata, Namun Pakaiannya IU Ada Sedikit Catatan
Ketampanan Byeon Woo Seok di drama ini benar-benar terpancar. Mulai dari gaya rambut hingga pakaiannya sebagai pangeran tampak sangat gagah! Ketika sudah hapus monarki dan jadi rakyat biasa, BWS dengan rambut nempel malah kurang gereget hahaha. Yang buat kostum-kostum BWS (kabarnya lebih dari 40) ini keren sih, Cho Sang Kyung yang juga penggagas kostum Squid Game.
Aku suka banget baju berburu dan yang ada di foto poster karakternya. Bagaimana dia bisa memadukan gaya tradisional lebih sering di bagian kerah atau dalaman, sementara luarnya terkesan modern dengan jas. Baju-baju hanboknya Ibu Suri juga bagus banget! Ada yang campur gaya modern. Makeup Ibu Suri dan Hui Ju yang simpel tapi berkelas, membuat aura bangsawan serta old money mereka terpancar cocok dengan karakter masing-masing. Hanya saja beberapa kali gaya pakaian Hui Ju terasa biasa dan tidak berkesan bahkan ketika dia sudah menjadi ratu. Gaya rambutnya juga tidak akan mudah diingat, beda banget dengan PH hehehe.

4. Iklan Tidak Banyak dan Cocok Masuk Ke Adegan
Untunglah drakor ini tidak banyak iklannya, sejauh yang kulihat hanya dua. Iklannya Subway dan merek ayam goreng. Cocok juga masuk ke dalam adegan, tanpa banyak embel-embel menjelaskan si produk.
5. Plot Cerita Cepat, Tidak Berlarut-Larut Dalam Masalah dan Banyak Komedinya
Plot cerita cepat, di episode-episode awal aku suka karena tidak terlalu banyak drama. Dua pemeran utama tampak tangguh karena banyak luka hidup yang mereka simpan. Namun sekitar 2 episode terakhir, pace-nya begitu cepat dan tidak kendor hahaha. Malah seharusnya bisa tambah 4 episode lagi sih jadi 16. Kasihan baru nikah, sudah banyak masalahnya hahaha. Selain itu aku suka hampir di tiap episode, ada komedinya entah dari dialog atau gestur mereka. Selain itu aku juga suka konsep epilog di beberapa akhir episode, itu jadi bagian yang seru untuk ditunggu seperti membuka blind box.
6. Salah Satu Pasangan Drakor dengan Komunikasi Terbaik!
Kehebatan drama ini menurutku ada pada komunikasi sang pemeran utama. Jarang sekali ada drama Korea yang tokohnya bertindak dan bertutur sesuai umur alias dewasa gitu. Mungkin terakhir yang kutonton Love to Hate You deh. IAn dan Hui Ju kembali bertemu di usia matang, dengan kesibukan masing-masing. Jelas mereka memiliki waktu bersama yang terbatas. Belum mendeklarasi perasaan masing-masing saja mereka sering teleponan dan memberi pesan, sekadar mengingatkan makan pula. Bahkan kalau suara pasangannya terdengar murung, salah satunya sampai rela pergi buat mengantarkan makanan langsung. Menghibur dengan lebih banyak mendengarkan. Kalau ada masalah, lebih suka dibicarakan langsung. Giliran mau melindungi, komunikasi mereka sempat memburuk, namun karena saling memahami dan peka, masalahnya bisa teratasi dengan cepat.
Aku juga suka banget adegan saling memandang dengan kipas di awal dan akhir episode. Ketika IAn membuka kipasnya dan menggoyangkannya hingga hanya mata yang terlihat, Hui Ju terlihat kaget. Rupanya dia sadar arti kipas itu, ditambah kan IAn bilang ingin menikah karena cinta. Karena dia yakin bakal keterima, akhirnya terus mengejar IAn. Di akhir episode, IAn tanya kapan gadis itu menyukainya, masa pas di lamaran. Mungkin saja dia sudah suka sejak IAn membuka kipasnya, bahkan sejak sekolah seperti yang dia akui di wawancara dengan media (percikan antara mereka) namun baru nyadar hahahaha. Makna kipas itu sendiri sebenarnya paling cocok di ‘Aku mau tapi malu’, tapi bisa juga ‘Aku menyukaimu’.
7. Jadi Ingin Mencari Tahu Sejarah Kerajaan di Korea
IAn sempat dijuluki Pangeran Suyang abad ke-21 di media setelah datang pakai jubah berburu. Buat kamu yang sudah nonton film The King’s Warden pasti tahu soal Pangeran Suyang adalah gelar sebelum naik takhta dari Raja Sejo. Pangeran Suyang melancarkan kudeta berdarah pada tahun 1453 dengan menggulingkan keponakannya sendiri, yaitu Raja Danjong (raja keenam Dinasti Joseon). Aku sampai cari tahu tentang Suyang ini setelah menonton IAn yang dapat julukan itu. Bahkan soal distorsi sejarah aku juga mencari tahu di internet. Malah sejarah kerajaan Indo sudah lupa-lupa ingat, terakhir belajar di sekolah.
8. Beberapa Penanganan Bisnis yang Hui Ju Lakukan Menambah Wawasan
Dari episode awal Hui Ju menunjukkan kepada kita cara menangani masalah di perusahaannya, Castle Beauty. Usahanya lebih ke fashion, dari baju hingga aksesoris. Hui Ju tidak ingin menikah dengan orang yang levelnya di bawah dia, baik kekayaan maupun pengaruhnya. Apalagi dia berniat jadi pewaris perusahaan, karena itu ingin menunjukkan taring-nya. Dia terpikir menikahi IAn karena kakak iparnya juga seorang bangsawan, dengan begitu status sosialnya akan naik. Hubungan yang dia kira hanya transaksi kemudian mengubah hidupnya. Selain itu Hui Ju pintar mengatur atensi publik kepadanya, memakai baju merah masuk ke istana yang kemudian laku keras di pasaran. Bahkan ketika surat kontrak nikahnya tersebar, dia memanfaatkan publik agar bisa menyerang balik pihak yang membocorkan, pun di saat ada yang mau menuduh perusahaannya menggunakan dana gelap, Hui Ju punya strategi untuk melawan.
9. OST-nya Lebih Modern Tapi Tetap Enak, Maknanya Dapat, Beberapa Cocok di Acara Nikah
Lagu panjang di OST-nya hampir semua modern dan enak di telinga. Selain itu ada 2 lagu yang bermakna dalam dan bisa masuk di acara kondangan, judulnya Everglow dari WOODZ dan My Favorite Part oleh So Soo Bin (instrumennya ala Bridgerton). Aku juga suka banget lagunya Riize berjudul Behind The Shine, Our Goodbye-nya Hanroro dan In Your Orbit oleh Im Joongwon. BWS juga menyanyikan lagu mendekati ending yang judulnya Fate Line, ini mah cocok maknanya dengan pertemuan doi bareng IU hahaha. Sayang lagunya kurang berkesan, aku lebih suka yang dia bawain di Lovely Runner.
Kekurangan dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
1. Banyak Pertanyaan yang Belum Terjawab
Ada beberapa hal yang hingga ending tidak memiliki jawabannya, yang sebenarnya bisa berpotensi menggerakkan cerita. Berhubung mungkin karena keterbatasan episode yang hanya 12 saja, sehingga ada beberapa hal yang tak ada dan akhirnya muncul dalam web novel. Berikut pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab dari drakor Perfect Crown :
- Ibu Suri berasal dari keluarga yang telah melahirkan 4 ratu. Namun entah kenapa keluarga raja tidak diceritakan secara gamblang. Apakah IAn tidak ada keluarga besar, hanya punya keponakannya sebagai keluarga terdekat sedarah?
- Kenapa IAn sempat marah karena kakaknya tidak menerima bantuan di hari pernikahan, sampai mencengkeram bajunya? Ada yang bilang di Threads, dalam web novel-nya dijelaskan si kakak sempat lari dan tak mau terus jadi Putra Mahkota bahkan menikah. Dia sampai nyuruh IAn untuk menggantikannya namun kembali juga buat nikah. Entah kena ancam Inpyeong atau gimana kurang jelas di drama maunya apa.
- Kenapa IAn menjadi perwalian Raja cilik, bukannya Ibu Suri ya?
- Bagaimana IAn mendapat wasiat kakaknya yang sedikit terkena bakar di ujungnya? Apa jangan-jangan kakaknya sebelum memblokir akses pintunya ketika kebakaran, sempat meletakkan surat wasiat dekrit kerajaan itu ke dalam kotak berisi jubah merah untuk IAn?
- Darimana PM Min tahu soal dekrit kerajaan Raja yang menjadi konflik kebakaran pertama, sengaja ditutupi Ibu Suri? Apa IAn pernah menceritakan kepadanya?
- Kenapa IAn tahu ada mata-mata di kediaman pribadinya? Apa karena ajudan Choi pernah memergoki Areum mau menguping pembicaraan IAn dan Hui Ju di awal episode yang berpura-pura membawa obat herbal?
- Tiba-tiba IAn nyetir di dekat Hui Ju ketika terjadi insiden kecelakaan mobil, apa berpapasan di jalan terus tidak sengaja dia melihat mobil satu-satunya di Korea itu melaju dengan kencang?
Pertanyaan Lain yang Tidak Terjawab
- Siapa yang menyabotase mobil Hui Ju? Kenapa dia pakai Castle Pay? Apa mungkin memang perbuatan Inpyeong karena setelah dia bicara soal musuh Hui Ju pastilah banyak ke Ibu Suri, lalu insiden mobil itu terjadi? Sayangnya hingga ending tidak ada penyelesaian hukum. Minimal Hui Ju nyari tahu siapa, tidak cuma membiarkan kasusnya itu menggantung, apalagi mekaniknya sampai tewas loh.
- Bagaimana Ibu Suri mendapatkan surat kontrak nikah IAn dan Hui Ju? Apa ketika dia masuk di saat mereka sementara menyusun banyak draft di kertas? Namun katanya itu tampak asli karena ada tandatangan dan cap. Apa mungkin dia dapatkan dari Areum yang mengambil punyanya Hui Ju ketika masih berada di kediaman pribadi? Kontrak seperti itu biasanya dimiliki 2 pihak kan.
- Ayah Hui Ju menyuruh Da Yeong untuk menempatkan orang kepercayaan di dalam istana. Mungkin karena itu dia bisa mengetahui Hui Ju yang diusir dari kediaman pribadi IAn. Hanya saja, sayang tidak ditunjukkan siapa orang tersebut dan sebenarnya hal itu bisa menambah konflik atau bumbu dalam cerita.
- Kebakaran dalam area istana ketika diadakan jamuan HUT raja cilik tak diketahui siapa pelakunya. Padahal PM Min bilang kasusnya sudah selesai, namun mendekati ending, Hui Ju malah yang tertuduh tidak diselidiki dalam kasus tersebut dan menjadikan itu alasan sebagai permintaan rakyat untuk membuatnya lengser bersama IAn.
2. Kebakaran Dalam Area Istana Sudah Terjadi Selama 3 Kali!
Menurut ajudan Choi, keamanan dalam istana termasuk bagus. Bahkan PM Min juga menyuruh IAn masuk istana supaya lebih aman setelah kasus keracunan. Namun pada kenyataannya, kebakaran terjadi 3 kali di dalam area istana! Insiden yang terpakai sebagai plot masih sama dan terkesan kuno. Tidak terlihat penanganan secara cepat atau keamanan esktra ketika terjadi insiden. Sudah tahun berapa ini sekelas Kerajaan tidak ada mitigasi kebakaran memadai, sehingga bisa kecolongan terus, sampai hampir menelan nyawa anggota keluarga lagi? Siram air masih pakai ember dan alat pemadam ringan? Tidak terlihat ada hydrant atau fire sprinkler dalam ruangan.
Keamanan keluarga istana sangat longgar. Terlihat dari episode 2, raja cilik hanya sedikit pengawalnya sampai IAn mengkritik mereka. Kebanyakan dayang yang ada di istana hahaha. Soal kakaknya IAn yang tewas karena api dari lilin, aku rasa masih wajar benda itu ada di dalam ruangan sebagai penghias tradisional. Di beberapa adegan yang ada IAn dalam ruangan istana juga seperti itu, namun ada lampu besar di bagian atas. Ini juga sama seperti lentera lilin yang ajudan Choi pakai ketika berjalan bersama asisten Do. Sepertinya bertujuan untuk mempertahankan tradisi.

3. IAn Memang Tidak Cocok Terus Menjadi Raja Karena Sikap Terlalu Percayanya Pada PM Min
IAn berhati lembut dan terasa kurang tegas, sehingga menurutku dia memang tidak cocok menjadi raja terus. PM Min yang memberikan pesan agar dia pergi ke balai konsulat hingga hampir tewas di dalam. Seharusnya dia mencurigai PM Min yang bersama Ibu Suri di dalam ruangan setelah tersadar dari insiden kebakaran. Minimal tanyakan kenapa lelaki itu memanggilnya ke TKP. Ini sama sekali tidak ada pembicaraan soal itu. Kalau mau bandingkan dengan Shin di Princess Hours, karakter IAn tidak terlalu berkarisma. Shin tidak segan-segan meninju sepupu sendiri karena terlalu dekat dengan istrinya loh. Dia juga sangat berani berdebat dengan ibunya Yool.
4. Hukuman Bagi Para Pelaku Kurang Menggigit
Ending drakor ini kayak sudah segini aja sehingga kurang berkesan. Inpyeong hanya ditunjukkan masuk penjara, apalagi PM Min tidak diperlihatkan bagaimana rupanya ketika berada di sana pakai baju tahanan. Tak tahu pula hukuman apa yang mereka dapatkan karena berbuat jahat sejauh itu.
5. Pengembangan Karakter PM Min Terlalu Cepat
Katanya Hui Ju dan Min dekat dari sekolah, bahkan di web novel juga memberikan porsi yang banyak tentang mereka. Namun karena episode yang sedikit, PM Min terasa seperti memaksakan diri. Memang dari awal dia menahan diri, tidak berkoar soal raja seharusnya adalah IAn. Masa karena rasa sukanya pada Hui Ju membuatnya gelap mata, perbuatannya malah berbanding dengan perkataannya, bikin takhta mau runtuh. Kenapa tidak dari dulu menyatakan cinta pada Hui Ju? Apa karena dia tidak menyangka IAn bisa mendekati Hui Ju? Apa Min bergerak sekarang karena melihat perempuan yang dia suka beberapa kali terkena bahaya?
6. Akting dan Chemistry IU-BWS di Awal Terasa Kurang Lepas
IU tampak meraba-raba karakternya di episode awal, terlihat sekali dari raut mukanya. Dari gadis yang banyak menyimpan luka dan selalu bersikap galak pada bawahan serta keluarganya, kemudian harus bertingkah cegil mengejar-ngejar IAn. Begitu pula chemistry-nya dengan BWS terasa canggung di awal, namun lama kelamaan menjadi bagus. Apalagi di adegan kemesraan mereka, jarang sekali lihat IU ciuman segitunya di drama-drama sebelumnya hahaha.
7. Lagu dan Pakaiannya Lebih Ke Modern, Sehingga Kurang Berkesan Daripada Princess Hours
Instrumen tradisionalnya sangat kurang dan tidak seenak Princess Hours. Paling mendekati yang judulnya Already Free. Untuk pakaian juga lebih sering Ibu Suri yang memakai hanbok. Hui Ju hanya beberapa kali sebelum nikah menggunakan baju modern modif hanbok. Mana gaya pakaian Hui Ju juga kurang terasa chaebol daripada tokoh Hae In dalam Queen of Tears. Setelah jadi ratu, gaya berpakaiannya elegan tapi lebih kelihatan condong seperti kerajaan Inggris nggak sih? Gaya hanbok-nya malah tidak ada. Tatanan rambutnya yang pakai hiasan binyeo juga lebih modern daripada Ibu Suri. Aku juga kurang sreg dengan penampilan rambut Ibu Suri dan Hui Ju pada malam jamuan istana. Malam di mana IAn melamarnya itu loh. Rambut Ibu Suri polos sekali, padahal lebih bagus ada hiasan ala kerajaan gitu.
Makna yang Bisa Kamu Petik dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
Makna dari drama Korea Perfect Crown (2026) yaitu :
- Impian boleh diwujudkan, tetapi jangan serakah dan tidak merugikan orang lain,
- Status sosial seperti sistem kasta membuat kesenjangan dan mengakibatkan hidup orang lain menderita,
- Komunikasi yang baik lahir dari saling memahami dan mengerti satu sama lain, kalau sama-sama keras dan egois maka segala permasalahan malah akan jadi tambah runyam,
- Bahasa cinta IAn mampu membuat gadis independen seperti Hui Ju bertekuk lutut: mengubah aturan sekolah, membukakan pintu mobil, membawanya ke kediaman pribadi agar aman, menelepon di sela-sela kesibukan, membawakan makanan, membiarkannya di sisi sambil dia sendiri bekerja walau sibuk, memberikan tanda pengenal, pasang badan di depan Ibu Suri, mengadang mobil yang kena sabotase tanpa memikirkan nyawanya, menyentuh rambut sampai mengatakan dengan jujur kalau gadis itu cantik dan terlebih perasaannya secara jelas,
- Cinta seharusnya setara, karena itu ada istilah sekufu dan mencari jodoh dengan melihat bibit, bebet dan bobotnya seperti IAn dan Hui Ju sehingga cinta mereka seimbang,
- Figur ayah juga berperan penting dalam pembentukan mental anak, lihatlah IAn yang memendam bakat dan kecemerlangannya karena takut serakah. Sering raja memperingatkannya agar jangan melampaui Putra Mahkota. Ada Hui Ju yang berusaha keras agar ayahnya mau memerhatikan dia, hingga tidak memikirkan kebahagiaannya sendiri, mau saja menikahi orang yang terasa menguntungkan. Di sisi lain ada Ibu Suri yang mengorbankan impian dan perasaannya karena perintah sang ayah untuk menjadi Putri Mahkota.
Banyak Quotes yang Menarik dari Drama Korea Perfect Crown (2026)
Ada beberapa quotes dari drama Korea Perfect Crown yang ingin kubagi di sini :
“Yang mengaku hebat jarang sungguh hebat. Mereka mengatakannya agar jadi kenyataan.” ~ Hui Ju
“Aku hanya mencari orang yang setara dengan statusku saat ini. Dia tak perlu luar biasa, cukup setara denganku, kekayaanku dan kecantikanku.” ~ Hui Ju
“Saat orang bilang tak bisa berpacaran karena terlalu sibuk, itu cuma alasan.” ~ Yeong Mun
“Saat mengejar sesuatu yang ditentang semua orang, jangan beri mereka waktu untuk menolak.” ~ Hui Ju
“Beginilah cara melindungi seseorang. Kau harus menyerang. Harus melawan balik.” ~ Hui Ju
“Kau hanya tahu menunduk. Makanya kau kalah dari orang di bawahmu. Jangan tunduk pada kehendak mereka. Jangan mundur dan jangan berkompromi. Begitulah cara kita berdua mendapatkan yang kita inginkan.” ~ Hui Ju
“Dibandingkan denganmu, kecepatanku mungkin tampak jauh lebih lambat. Meski begitu, maukah kau menikahiku?” ~ IAn
“Jangan melihat ke bawah. Itu membuatmu tampak lemah.” ~ Ayah Hui Ju
“Yang lama tertekan cenderung meletus dengan cara tak terduga.” ~ Ibu Suri
“Siapa pun yang bercita-cita menjadi sesuatu boleh melakukannya, tanpa memedulikan latar belakang atau gender. Jika ada yang kalian inginkan, jangan ragu dan ambillah sendiri.” ~ Hui Ju
“Mereka yang didorong oleh hasrat nekat sering memilih pilihan yang tidak pantas.” ~ Ibu Suri
“Mewarisi gelar dan status bisa menjadi hak istimewa atau kekangan. Semuanya berasal dari takhta.” ~ IAn
“Kita tak bisa berpikir jangka panjang sekarang. Saat kita mengejar usaha yang ditentang semua orang, kita tak bisa memberi mereka waktu untuk keberatan.” ~ Hui Ju
“Semua orang setara. Itu ditetapkan dalam konstitusi kita. Namun keberadaan takhta hanya untuk memperkuat divisi kelas dan merusak kesetaraan, bukan?” ~ IAn
“Keluargamu tidak berubah hanya karena kau pindah.” ~ Ajudan Choi