[Review Drama] One Piece Live Action (2023), Cerita Bajak Laut Topi Jerami Versi Orang yang Sesuai Ekspektasi

Halo! Setelah keluar season 2, akhirnya aku bisa mengulas drama adaptasi manga dan anime Jepang terkenal karya Eiichiro Oda yang rilis pada 1997 lalu, One Piece Live Action (2023) yang juga merupakan series original Netflix. Dikembangkan oleh Matt Owens dan Steven Maeda, dengan Eiichiro sebagai konsultan kreatif yang ikut memilih para pemain serta mengikuti perkembangan syuting LA ini. Para pemerannya sendiri banyak yang belum kukenal, namun ada yang kutahu aktor Jepangnya yaitu Mackenyu Arata (Rurouni Kenshin LA, Chihayafuru, Todome no Parallel) yang menjadi Zoro! Selain itu ada Iñaki Godoy, Emily Rudd, Vincent Regan, Jeff Ward, Morgan Davies, Jacob Romero Gibson dan Taz Skylar. Drama One Piece Live Action (2023) bercerita tentang cucu marinir, Monkey D. Luffy yang bertekad menemukan harta karun legendaris peninggalan Gold Roger yaitu One Piece bersama dengan anggota kru bajak laut Topi Jerami.

Para karakter film One Piece LA 2023
Para karakter utama film One Piece LA 2023 (dok. X)

Sinopsis dan Review Drama One Piece Live Action (2023): Kisah Luffy Merekrut Kru dengan Visi Misi yang Sama

Drama One Piece Live Action (2023) belatar 22 tahun yang lalu di Loguetown, ketika eksekusi Gold Roger yang dijuluki “Raja Bajak Laut” dilaksanakan. Dia tertawa dengan penuh kemenangan yang membuat para bajak laut berlayar mencari peninggalan harta karunnya yaitu One Piece. Di masa sekarang, di East Blue Sea, Monkey D. Luffy juga memiliki cita-cita untuk mencari One Piece. Padahal dia adalah cucu dari Monkey D. Garp, wakil laksamana Angkatan Laut. Bahkan pria itu yang menangkap Gold Roger sehingga terjadi eksekusi. Saat masih kecil, Luffy tidak sengaja memakan Buah Gum-Gum alias buah iblis yang memberinya kekuatan elastis.

gold roger dieksekusi luffy mengidolakan shanks
Gold Roger dieksekusi, Luffy mengidolakan Shanks (dok. Screenrant)

Di hari pertama Luffy berlayar sendiri, perahunya malah akan tenggelam sehingga dia masuk ke dalam tong dan membiarkan dirinya terapung-apung di lautan. Tongnya masuk ke dalam kapal bajak laut dengan kaptennya adalah Alvida, wanita bertubuh bongsor yang bersenjatakan gada besi berduri. Luffy mengalahkan Alvida kemudian melarikan diri bersama anak buahnya, Koby, yang bermimpi menjadi seorang marinir. Luffy dan Koby pergi berlayar ke pangkalan marinir di Shells Town untuk mendapatkan peta Grand Line, rute berbahaya yang diyakini menyimpan One Piece.

Alvida Live Action
Alvida Live Action (dok. Screenrant)

Zoro dan Nami Membantu Luffy

Roronoa Zoro, pria Jepang yang dijuluki pemburu bajak laut telah menewaskan Mr. 7, pembunuh bayaran dari organisasi Baroque Works di Sixis. Mr.7 mau merekrutnya tapi Zoro tidak mau. Zoro kemudian membawa jasad Mr. 7 ke Shells Town untuk menebus bounty alias uang buruan yang ditawarkan Pemerintah Dunia melalui marinir Angkatan Laut. Sayangnya di sana ia malah ditangkap karena berkelahi dengan Helmeppo, putra kapten marinir Morgan. Padahal Zoro hanya melindungi anak kecil dari kearoganan si Helmeppo. Luffy kemudian  membebaskan Zoro. Nami, seorang pencuri yang juga menginginkan peta Grand Line, membantu Luffy mencuri dari brankas Morgan. Zoro membantu mereka mengalahkan Morgan dan ketiganya melarikan diri dengan kapal sementara Koby tetap tinggal untuk bergabung dengan marinir.

Luffy, Zoro, dan Nami tertangkap oleh kapten bajak laut lain, Buggy si badut yang juga menginginkan peta Grand Line. Buggy melawan Luffy dengan kekuatan buah iblis pula yaitu Chop-Chop yang memungkinkannya untuk membelah diri sendiri. Luffy menelan peta itu, kemudian Buggy mencoba menenggelamkannya karena menolak untuk menyerahkan benda tersebut. Buggy melihat topinya Luffy dan mengatakan bahwa benda itu sama dengan punya seseorang, rekan sekapalnya, Shanks sebelum dia berkhianat. Katanya Shanks tidak suka jika Buggy ‘bersinar’. Luffy mengingat sebuah kejadian masa kecil ketika Shanks menyelamatkannya dari tenggelam oleh seorang bandit dan melindunginya dari makhluk laut menggunakan kekuatan misterius dengan mengorbankan lengan kirinya, sesuatu yang selama ini membuat Luffy menyalahkan diri sendiri.

Ketiganya berhasil mengalahkan Buggy dan membebaskan warga kota yang tertangkap. Garp mengadili Morgan karena berbohong bahwa pengkhianat di Angkatan Laut membiarkan serangan bajak laut tersebut, yang mengakibatkan Helmeppo bergabung dengan Angkatan Laut bersama Koby. Garp melindungi Koby karena mengetahui persahabatannya dengan Luffy. Nami diam-diam menghubungi seseorang yang tidak dikenal tentang keberadaan peta tersebut. Padahal dia sempat memperbaiki topinya Luffy.

Perlawanan Luffy dkk Terhadap Bajak Laut Kuro

Karena membutuhkan kapal besar untuk memasuki Grand Line, trio yang sekarang dijuluki Kru Topi Jerami, berhenti di Desa Syrup, Kepulauan Gecko. Luffy menyukai kapal dengan hiasan kepala berbentuk domba, tetapi Usopp memberitahunya bahwa kapal itu tidak dijual. Usopp adalah pekerja dermaga yang sejak kecil terus-menerus memberikan peringatan palsu tentang serangan bajak laut. Lelaki itu membawa mereka untuk bertemu dengan pemilik galangan kapal dan sahabatnya, Kaya. Gadis itu seorang yatim piatu yang kaya namun sakit-sakitan. Luffy senang karena ternyata ayah Usopp, Yasopp adalah anggota kru Shanks yang ia kenal.

Pelayan Kaya, Klahadore, mengungkapkan dirinya sebagai kapten Kuro dari Bajak Laut Kucing Hitam yang dianggap telah meninggal oleh Morgan. Kuro membunuh pengacara Kaya, Merry untuk mengambil alih bisnis gadis itu. Rekan-rekan Kuro melumpuhkan Zoro, membuangnya bersama jasad Merry ke dalam sumur. Usopp melarikan diri untuk meminta bantuan, tetapi tidak ada yang memercayainya sampai Koby dan Helmeppo tiba bersama Angkatan Laut.

Zoro berusaha memanjat berkali-kali untuk keluar sumur. Ia kemudian mengingat janjinya bersama mendiang teman masa kecilnya, Kuina, bahwa salah satu dari mereka akan menjadi pendekar pedang terhebat di dunia. Kenangan itu mendorongnya untuk berhasil memanjat keluar. Usopp membawa para marinir Angkatan Laut ke rumah Kaya, tetapi Kuro mencegah mereka dan menyerahkan Luffy, yang pingsan setelah memakan sup beracun yang ditujukan untuk Kaya. Zoro menyelamatkan Luffy dari para marinir dan mengalahkan bawahan Kuro, sementara Luffy bertarung dan mengalahkan Kuro yang kemudian melarikan diri dari pulau itu.

kuro dan kaya live action
Kuro dan Kaya (dok. yahoo)

Luffy Merekrut Usopp dan Mendapatkan Kapal Going Merry

Kaya memberi Luffy hadiah berupa kapal yang diinginkannya, yang diberi nama Going Merry untuk menghormati pengacara Kaya. Luffy mengajak Usopp untuk bergabung dengan kru. Dia menerima, sebelum pergi Kaya menciumnya. Ciee. Marinir mengejar kru Topi Jerami, Garp menyerang mereka di laut. Luffy lalu mengungkapkan bahwa Garp itu kakeknya yang tentu saja mengejutkan kru hahaha. Luffy ingat bagaimana kakeknya ingin dia menjadi seorang marinir ketika masih kecil. Di masa sekarang, Garp tampak senang ketika Luffy mampu menghalau marinir dan melarikan diri.

Koby mengetahui hubungan Garp dan Luffy sebagai kakek dan cucu. Garp menyewa Dracule Mihawk, seorang bajak laut yang terkenal sebagai pendekar pedang terhebat di dunia, untuk membawa Luffy kembali hidup-hidup. Helmeppo memberi tahu Koby bahwa Mihawk adalah salah satu dari Tujuh Panglima Perang Laut, bajak laut kuat yang menurut Pemerintah Dunia lebih bermanfaat untuk bersekutu dengannya.

kapal going merry
Kapal Going Merry (dok. imdb)

Zoro Melawan Mihawk, Sanji Bergabung Jadi Kru Topi Jerami

Kru Topi Jerami akhirnya sampai di Baratie, sebuah restoran terapung. Ketika Mihawk tiba di Baratie, Zoro yang mengidolakannya sejak kecil, menantang untuk berduel. Zoro kalah dalam duel tersebut dan terluka parah dengan kedua pedangnya hancur. Namun Mihawk membiarkan dia dan Luffy pergi karena menghormati tekad mereka yang teguh. Zoro bersumpah kepada Luffy bahwa dia tidak akan pernah kalah lagi sebelum pingsan.

Pemilik Baratie, Zeff merawat Zoro yang tidak sadarkan diri. Sanji kemudian menceritakan masa kecilnya kepada kru Topi Jerami. Bahwa Zeff menyelamatkan hidupnya dengan memberikan semua makanan sisa ketika terdampar di pulau terpencil, sementara lelaki tua itu mengorbankan kakinya sendiri untuk dimakan. Sanji juga mengungkapkan mimpinya untuk menemukan All Blue, area keempat laut North Blue, South Blue, East Blue, dan West Blue bertemu, berisi rempah-rempah serta ikan langka.

Kapten bajak laut manusia ikan, Arlong, tiba untuk mencari peta Grand Line, setelah menyandera kepala Buggy untuk menemukan Luffy. Nami memberikan peta kepada Arlong dan mengungkapkan diri sebagai rekan kru Luffy. Arlong yang pergi bersama Nami, sebelumnya melemparkan Luffy ke laut yang hampir tenggelam karena pengguna buah iblis tidak bisa berenang. Kelemahan mereka di air laut. Untung Sanji menyelamatkannya. Luffy merasa telah gagal sebagai kapten sampai Zoro terbangun dan bersumpah untuk selalu berada di sisinya sebagai wakil kapten. Sanji bahkan ikut bergabung bersama kru sebagai juru masak mereka.

Nami Kembali Kepada Arlong untuk Membebaskan Warga Desa Coco

Luffy memutuskan untuk mengejar Nami, dengan kepala Buggy di tasnya untuk membantu mereka melacak Arlong. Di bawah arahan Buggy, mereka tiba di pulau Conomi, desa Coco. Tempat itu adalah kampung halaman Nami yang berada di bawah kekuasaan Arlong. Mereka bertemu Nojiko, kakak angkat Nami yang menceritakan kehidupan mereka semasa kecil. Arlong ternyata membunuh ibu angkat mereka, mantan marinir bernama Bellemere. Nami mengungkapkan kepada Nojiko bahwa dia telah bekerja untuk Arlong sejak kematian Bellemere untuk membeli kebebasan Desa Coco dengan membayar 100 juta berry.

Nami memberi tahu Arlong bahwa dia akhirnya memiliki uang tebusan. Namun manusia ikan itu mengkhianatinya dengan menyuap kapten Angkatan Laut Nezumi untuk menyita semua uang Nami. Karena usahanya sia-sia, Nami sangat menyesal kemudian menusuk lengannya untuk menghapus tato Arlong. Luffy mendatanginya dan Nami memohon untuk diselamatkan. Luffy dkk akhirnya berhasil menyerang Arlong dan para bawahannya. Menara dihancurkan dan membebaskan penghuni desa Coco. Sementara Buggy merebut kembali tubuhnya dan melarikan diri.

one piece la season 1 ending
Ending One Piece LA Season 1 melawan Arlong (dok. imdb)

Akhirnya Luffy Mendapat Harga Buronan!

Garp menanyai Zeff tentang keberadaan Luffy, mengungkapkan bahwa dia tidak ingin cucunya mendapat eksekusi seperti Roger. Nezumi lalu memanggil Garp untuk menangkap Kru Topi Jerami. Koby dan Helmeppo menolak untuk menangkap Luffy dkk, karena tahu mereka tidak bersalah. Garp dengan mudah menang dalam pertarungan melawan Luffy, tetapi Luffy tetap teguh. Garp mengalah karena dia hanya menguji keinginan Luffy untuk menjadi bajak laut. Nezumi membuat poster buronan Luffy, mewujudkan mimpinya untuk memiliki poster tersebut.

helmeppo dan koby one piece la
Helmeppo dan Koby (dok. radiotimes)

Shanks dan krunya merayakan hadiah buronan Luffy bersama Mihawk, sementara Buggy dan Alvida bertemu. Garp terkesan dengan tekad Koby dan Helmeppo untuk membela kebenaran, memutuskan untuk melatih mereka secara pribadi. Kru Topi Jerami memulai perjalanan mereka ke Grand Line, saling mengikrar impian masing-masing bersama. Sebagai penutup, tampak belakang kapten Angkatan Laut, Smoker membakar poster buronan Luffy. END.

mihawk dan shanks merayakan bounty luffy
Mihawk dan Shanks merayakan bounty Luffy (dok. X)

One Piece Live Action Sukses Mengadaptasi Komiknya

Aku senang banget karena ada lagi live action adaptasi komik Jepang keren selain Rurouni Kenshin yaitu One Piece! Jujur saja ketika pertama kali diumumkan, aku merasa agak ragu apa bisa pihak produksi Netflix mewujudkan dunia One Piece yang kompleks dan sangat ajaib. Namun ketika mendengar Eiichiro Oda yang ikut turun tangan sebagai penasihat, bahkan dalam pemilihan pemain, aku yakin hasilnya akan bagus. Beneran aku merasa ada soul-nya Oda sensei yang tertuang dalam karya LA ini.

Beberapa scene legendaris di komik yang menyentuh seperti Nami yang meminta tolong dan Luffy meletakkan topi di atas kepala gadis itu, plus adegan terakhir ketika kru Topi Jerami berkumpul mengikrar impian, tersampaikan dengan sangat baik di LA-nya. Memang tidak semua di komik masuk di LA ini, tapi plotnya tetap tersusun dengan rapi. Hanya saja memang sisi komedi yang ada dari komik maupun animenya terasa nyaris tidak ada dan terkesan lebih serius.

Ada yang mengeluhkan kenapa Usopp tidak berhidung panjang atau Sanji yang tidak terus-menerus merokok dan memiliki alis melingkar. Menurutku tidak apa-apa karena itu hanya bagian kecil saja dari suatu karakter. Lagipula LA tidak perlu persis banget, jatuhnya kayak cosplay ga sih? Malah kelihatan kaku kayak gitu. Malah kesannya realistis, aku suka karakter Sanji di sini yang gentleman. Tidak mata keranjang kayak di anime dan memperlakukan wanita semua cantik adanya.

para tokoh one piece live action mengikrar impian bersama
Tokoh One Piece Live Action mengikrar impian bersama (dok. imdb)

Aktingnya Cukup Bagus, Sinematografi dan Desain Produksinya Seniat Itu!

Akting para pemain utama memang agak sedikit kaku di awal, tetapi berjalan beberapa episode sudah terlihat lepas dan memaknai karakternya masing-masing. Chemistry mereka baik di dalam maupun di luar layar juga bagus banget! Walau begitu, adegan-adegan action masih terasa ‘perhitungan’ dan lamban. Aku rasa semua pemain di LA ini cukup bagus dan niat banget memainkan peran mereka, bahkan para tokoh pendukung seperti Shanks, Zeff, Garp dan Buggy. Ada beberapa tokoh penting nantinya yang muncul sekilas di episode awal One Piece Live Action ini, yaitu ketika eksekusi Gold Roger. Ada Mihawk, Shanks dan Smoker semasa muda.

mihawk shanks smoker muda
Mihawk, Shanks dan Smoker semasa muda (dok. Netflix)

Sinematografinya bagus! Properti syuting seperti kapal-kapal yang muncul dari LA ini terlihat tidak main-main. CGI-nya juga halus, serta pakaian para pemain mirip-mirip dengan komiknya. Selain itu dari segi makeup juga keren, terlihat di wajah Arlong dan juga bentuk badan Mihawk! Kekurangannya pada beberapa tokoh rambutnya tidak meyakinkan, seperti Nami yang kelihatan banget pakai wig hehe. Untuk scoring-nya memuaskan ya, apalagi lagu We Are! menjadi instrumen yang megah, plus ada lagu baru sebagai penutup series berjudul My Sails Are Set.

Makna yang Bisa Kamu Petik dari One Piece Live Action

Makna dari drama One Piece Live Action Season 1 yaitu :

  • Raihlah impianmu walau terdengar mustahil, jangan pikirkan perkataan meremehkan orang selama kamu yakin akan impian tersebut,
  • Jangan stuck di satu tempat atau selalu berada di zona nyamanmu, sekali-kali cobalah hal lain yang siapa tahu bakalan menjadi jalan hidupmu kelak,
  • Jika kita percaya dan yakin pada diri sendiri, biasanya orang lain juga akan percaya dan yakin kepada kita,
  • Kepercayaan dan persahabatan itu mahal harganya, rawatlah hubungan tersebut dengan sebaik mungkin,
  • Jadi berbeda tidak masalah selama kita tidak merugikan dan jahat kepada orang lain, seperti prinsip Luffy yang tak ingin membunuh para musuhnya, serta menjarah sampai membunuh orang seperti umumnya para bajak laut lakukan,
  • Prinsip hidup sangat penting dan menjadi arah dari karier, misalnya saja Garp yang tidak berniat naik jabatan lebih tinggi karena ogah masuk lebih jauh dalam politik kekuasaan. Dia tidak akan leluasa bergerak dengan prinsipnya. Selain itu ada Luffy yang memilih jadi bajak laut, padahal bisa saja dia meraih posisi marinir dengan mudah.

Drama serial original Netflix, One Piece Live Action (2023) ini cocok buat kamu yang menyukai cerita petualangan, fantasi, adaptasi komik ataupun anime. Tanpa kamu nonton animasi atau baca komiknya, LA ini bisa sangat dimengerti dan menyenangkan. Terakhir aku nonton One Piece semasa sekolah jadi memang agak lupa-lupa dikit, jadi LA ini beneran jadi ajang nostalgia hehehe. Teman-temanku yang tidak pernah menyentuh cerita ini setelah nonton LA, malah jadi ingin nonton animenya loh! Kalau kamu merasa risih dengerin audio bahasa Inggrisnya, kamu bisa ganti ke Jepang (pengisi suara asli dari animenya!) bahkan Indonesia loh. Lanjutan series ini bisa kamu lihat di review One Piece Live Action Season 2 ya 🙂


Info Seputar Drama One Piece Live Action (2023)

Judul Drama : One Piece Live Action (2023);

Tgl Tayang : 31 Agustus 2023;

Stasiun TV / Streaming : Netflix;

PH : Kaji Productions, Tomorrow Studios, Boy Detective Inc;

Genre / Rate : Aksi, Petualangan, Fantasi, Komedi /16+;

Negara Asal : USA;

Episode / Durasi : 8 eps / 60~ menit;

Pemain : Iñaki Godoy sebagai Monkey D. Luffy, Colton Osorio sebagai Monkey D. Luffy muda, Emily Rudd sebagai Nami, Lily Fisher sebagai Nami muda, Sophie Ellenbogen sebagai Nami muda, Mackenyu Arata sebagai Roronoa Zoro, Maximilian Lee Piazza sebagai Roronoa Zoro muda, Jacob Romero Gibson sebagai Usopp, Kevin Saula sebagai Usopp muda, Taz Skylar sebagai Sanji, Christian Convery sebagai Sanji muda, Vincent Regan sebagai Monkey D. Garp, Jeff Ward sebagai Buggy si badut, Morgan Davies sebagai Koby, Michael Dorman sebagai Gol D. Roger, Aidan Scott sebagai Helmeppo, Peter Gadiot sebagai Shanks, Ilia Isorelýs Paulino sebagai Alvida,

Langley Kirkwood sebagai Axe Hand Morgan, Tamer Burjaq sebagai Higuma, Kathleen Stephens sebagai Makino, Armand Aucamp sebagai Bogard, Sven Ruygrok sebagai Cabaji, Stevel Marc sebagai Yasopp, Ntlanhla Morgan Kutu sebagai Lucky Roux, Laudo Liebenberg sebagai Benn Beckmann, McKinley Belcher III sebagai Arlong, Celeste Loots sebagai Kaya, Alexander Maniatis sebagai Kuro, Brett Williams sebagai Merry, Craig Fairbrass sebagai Chef Zeff, Steven John Ward sebagai Dracule Mihawk, Chioma Umeala sebagai Nojiko, Grant Ross sebagai Genzo, Rory Acton-Burnell sebagai Nezumi, Ben Kgosimore sebagai Mr. 7, Audrey Cymone sebagai Shimotsuki Kuina, Nathan Castle sebagai Shimotsuki Koushirou, Genna Galloway sebagai Bellemere.

Ada beberapa quotes yang ingin kubagi di sini :

“Yang mendewasakan bukan luka, tapi pelajaran di balik lukanya.” ~ Shanks

“Kekerasan bukan solusi setiap situasi. Pria harus kuat, tapi juga harus berbudi.” ~ Shanks

“Menurutku kau buang-buang waktu jika di sini, padahal kau punya impian.” ~ Luffy

“Cinta tak bisa dipaksakan. Seperti senyum tak bisa dipaksakan.” ~ Luffy

“Aku tak perlu percaya dia. Dia percaya diri sendiri. Jadi, aku juga.” ~ Zoro

“Korupsi ibarat buah busuk yang merusak buah lain di sekitarnya.” ~ Garp

“Shanks bilang, kalau jalan menuju tujuan kita terlalu mudah, berarti kita salah jalan.” ~ Luffy

“Pengalaman tak mendefinisikan kita. Yang penting adalah pelajaran yang kita petik. Kau telah belajar dan bertahan hidup.” ~ Garp

“Tak semua orang beruntung bisa mengejar impian.” ~ Nami

“Berhenti itu kalau tetap di sini! Percuma punya mimpi jika tidak dikejar.” ~ Zeff

“Rasanya kalau kita terus-menerus mengulang kesalahan, keadaan tak akan berubah.” ~ Koby

“Jika kemerdekaan tak mungkin dibeli, lebih baik kami mati berjuang!” ~ Genzo

“Marinir hebat bukan yang terus mematuhi perintah. Tapi yang mengikuti prinsip.” ~ Garp

 

Rating versiku : 5/5

Trailer drama One Piece Live Action (2023) :

Kalau kamu mau kasih rating berapa?

Klik bintang di bawah untuk berikan rating ya!

Rating rata-rata 5 / 5. Yang sudah merating : 1

Belum ada ratingnya! Jadilah yang pertama berikan bintang

Share :

admin

Leave a comment

Kembali ke atas
error: Nggak boleh dicopy. Share link saja ya