Review Film Project Hail Mary (2026), Terbangun di Pesawat Luar Angkasa dalam Misi Menyelamatkan Bumi

Hai guys, aku mau mengulas film adaptasi novel yang sudah sebulan ditunggu berjudul Project Hail Mary (2026). Gramedia belum lama menerbitkan novel terjemahannya karya Andy Weir (penulis The Martian juga) yang bisa kamu beli DI SINI. Semasa pre-order dari tanggal 9-19 April kamu bisa dapetin postcard bergambar poster film ini loh! Film ini disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller, dengan penulis naskahnya Drew Goddard. Bintang utama sekaligus salah satu produsernya, Ryan Gosling bersama para pemeran lain yaitu Sandra Hüller, James Ortiz, Lionel Boyce dan Ken Leung. Film Project Hail Mary (2026) bercerita tentang guru sains SMP bernama Ryland Grace yang terbangun sendirian di pesawat ruang angkasa, perlahan ingatannya pulih dan menguak tujuannya berada di sana, yaitu menjalankan misi besar untuk mencegah redupnya matahari.

Sinopsis dan Review Film Project Hail Mary (2026): Bekerja Sama dengan Makhluk Spesies Lain untuk Mencegah Redupnya Bintang

Film Project Hail Mary (2026) bermula dengan terbangunnya Ryland Grace dari koma panjang, di sebuah pesawat ruang angkasa antar bintang. Masih bingung dengan apa yang terjadi, perlahan ingatannya pulih. Hanya dia yang tersisa sekarang, sementara dua awak yang lain – Yao (komandan asal Cina) dan Olesya (engineer/ insinyur kapal dari Rusia) telah meninggal. Jaraknya juga sudah sangat jauh dari Bumi, sekitar bertahun-tahun cahaya. Grace hanyalah guru SMP biasa dari Grover Cleveland, yang sebelumnya adalah seorang ilmuwan dengan gelar doktor biologi molekular. Namun tanpa bisa dicegah, para ilmuwan mengirimnya ke luar angkasa dengan misi mulia untuk mencegah redupnya Matahari sebagai bintang dari tata surya.

Di masa lalu, para ilmuwan mengamati ada garis inframerah atau petrova yang terbentuk dari Matahari ke Venus. Garis tersebut rupanya hasil dari emisi pendorong mikroorganisme astrophage saat mereka bermigrasi. Astrophage tersebut mengonsumsi energi matahari dan kemudian membuangnya untuk daya dorong. Mereka menggunakan energi matahari untuk bergerak cepat. Para ilmuwan memprediksi dalam tiga puluh tahun ke depan akan terjadi peredupan yang mengakibatkan pendinginan global, karena astrophage berkembang biak di permukaan Matahari. Hebatnya astrophage kebal terhadap segala bentuk radiasi elektromagnetik!

ryland grace guru smp terbangun di pesawat luar angkasa
Ryland Grace guru SMP yang terbangun di pesawat luar angkasa (dok. trailer Youtube)

Agen Pemerintah Merekrut Banyak Ilmuwan untuk Ikut Projek Hail Mary

Agen pemerintah Eva Stratt kemudian merekrut Grace dan ilmuwan lain dari seluruh dunia untuk mempelajari astrophage. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa astrophage berkembang biak di Venus, memakan atmosfer karbon dioksidanya dan energi dari Matahari. Eva sebagai kepala projek Hail Mary bercerita kalau pihak mereka telah membuat kapal ke luar angkasa yang bisa mencapai jarak dengan jauh 11,9 tahun cahaya. Perkiraan jarak itu untuk pergi ke Tau Ceti-e, satu-satunya bintang terdekat yang tidak redup karena infeksi astrophage. Ini adalah misi bunuh diri. Pesawat ruang angkasa Hail Mary hanya dapat membawa bahan bakar astrophage cukup untuk perjalanan satu arah, dengan membawa wahana untuk mengirimkan temuan astronaut kembali ke Bumi.

Grace bertemu dengan komandan, insinyur, dan ilmuwan Hail Mary, serta para cadangan mereka. Ketika melakukan percobaan dengan astrophage, terjadi ledakan yang menewaskan ilmuwan dan cadangan tersebut beberapa hari sebelum peluncuran. Karena tidak ada waktu untuk melatih pengganti, Eva meminta Grace untuk menggantikan ilmuwan yang telah meninggal. Grace sempat meminta waktu untuk mempertimbangkan yang hanya diberi selama 3 jam saja. Kemudian dia menolaknya karena merasa takut pergi. Eva menahannya dan Grace berlari kabur. Para penjaga mengejar Grace dan berhasil membiusnya. Sebelum hilang kesadaran, Grace menatap para penjaga, termasuk Carl di situ. Carl adalah teman yang menjaga Grace selama melakukan penelitian di tempat tersebut.

para ilmuwan terpaksa mengirim grace ke luar angkasa
Para ilmuwan terpaksa mengirim Grace dalam film Project Hail Mary (dok. trailer Youtube)

Makhluk Berbentuk Batu yang Menjadi Teman Grace di Luar Angkasa

Itulah kenapa Grace berakhir di kapal Hail Mary. Grace menyadari dia adalah satu-satunya harapan Bumi dan telanjur sudah berada di kapal. Dia melepaskan jasad dua rekannya ke alam lepas, lalu menjalankan misi mendekati Tau Ceti-e. Sebuah pesawat ruang angkasa yang sangat besar menarik perhatiannya, melempar barang aneh berbentuk xenon padat seperti bahan pesawatnya itu yang kemudian ditangkap Grace yang nekat keluar karena penasaran. Berusaha lari, si pesawat tetap saja mendekatinya. Terbentuklah semacam lorong yang menghubungkan pesawat itu dengan kapal Grace. Akhirnya Grace masuk ke dalam pesawat itu, kaget menemukan ada makhluk spesies lain di sana. Katakanlah itu alien namun bentuknya seperti batu berkaki lima mirip laba-laba besar. Makhluk itu sempat memberikan Grace semacam miniatur berbentuk dirinya.

Grace kembali lagi ke pesawat itu, kerennya si makhluk memberi kode semacam kalung berbentuk 8 dan ilmuwan itu menyadari maksudnya adalah oksigen! Memberanikan diri Grace membuka helm astronautnya dan ternyata dia bisa bernapas di dalam lorong penghubung pesawat aneh itu. Selanjutnya Grace mulai mempelajari si makhluk yang ternyata tidak memiliki mata, hanya ada bulatan hijau di dua sisi semacam kepala tak berwajah. Makhluk tersebut hanya “melihat” melalui ekolokasi, semacam sonar gitu dan Grace sampai merancang model jam untuknya. Grace juga menciptakan mesin untuk menerjemahkan ucapan si makhluk yang seperti akord musik, mengetukkan kakinya ke atas ke bawah.

grace menamai rocky untuk si alien berbentuk batu film Project Hail Mary
Grace menamai Rocky untuk si alien berbentuk batu (dok. trailer Youtube)

Memancing di Permukaan Bintang Tau Ceti-e

Dia memberikan nama si makhluk Rocky karena bentuknya yang seperti batu. Rocky mengungkapkan dirinya dari planet sistem 40 Eridani A. Dia adalah mekanik dan satu-satunya yang selamat dari misi Eridian untuk menghentikan astrophage. Suatu hari Rocky memasuki kapal Hail Mary menggunakan bola kecil seperti pakaian antariksa. Dia memutuskan untuk menetap, pergi bersama-sama dengan Grace ke Tau Ceti-e. Cukup menggemaskan melihat interaksi mereka. Grace ini kan suka nge-videoin kegiatannya termasuk menceritakan Rocky yang masuk ke dalam kapalnya. Bisikan Grace yang merekam video dari jarak jauh saja dapat terdengar oleh Rocky. Atau lucunya melihat tingkah Grace yang mual melihat gaya makannya Rocky hahaha.

Mengikuti garis petrova Tau Ceti-e, Grace dan Rocky menemukan bahwa bintang yang mereka namai Adrian sesuai nama pasangan seratusan tahunnya Rocky- memiliki organisme yang memangsa astrophage dan mengendalikan populasinya. Setelah mengetahui bahwa Grace tidak dapat kembali ke Bumi, Rocky menawarkan cukup astrophage untuk mengisi bahan bakar Hail Mary walau dia nantinya akan terlambat pulang sekitar beberapa tahun. Grace belajar lebih tekun dalam mengendalikan kapalnya dan menyusun strategi layaknya memancing dengan Rocky.

Saat mengumpulkan organisme pemangsa dari bagian atas atmosfer Adrian, kebocoran bahan bakar menyebabkan kapal berputar tak terkendali membuat Grace terbentur lalu pingsan. Rocky merusak pakaian antariksanya dan menyelamatkan Grace, tetapi dia jadi terluka parah. Grace yang tersadar dengan alat-alat medis di tubuhnya, bergegas mencari Rocky yang tubuhnya agak hangus dan sudah tak bergerak. Melakukan berbagai usaha, sampai membuatkan kostum baru untuk Rocky, Grace menunggu dia terbangun sambil menemukan cara untuk mengembangbiakkan si organisme pemakan astrophage, yang ia namai Taumoeba.

insiden ketika mengambil organisme dari permukaan Tau Ceti-e film Project Hail Mary
Insiden ketika mengambil organisme dari permukaan Tau Ceti-e (dok. trailer Youtube)

Pilihan Sulit Grace: Menolong Rocky atau Pulang ke Bumi

Rocky sadar kembali, syukurlah! Dia dan Grace mengadakan perpisahan kecil-kecilan, lalu berpisah sebagai teman menuju planet asal mereka. Selama perjalanan ke Bumi, Grace menemukan bahwa Taumoeba mampu menembus wadah xenonit dan memakan bahan bakar astrophage kapal Hail Mary. Grace berusaha memperbaiki masalah di kapalnya, lalu menyadari bahwa seluruh kapal Rocky terbuat dari xenonit, memungkinkan Taumoeba memakan semua bahan bakarnya. Kini ada dua pilihan sulit menanti Grace: kembali ke Bumi atau menyelamatkan Rocky serta Eridian namun dengan risiko bahan bakar tak cukup untuk membawanya kembali ke Bumi. Grace memilih kembali menyelamatkan Rocky, mengirim Taumoeba dan penelitiannya ke Bumi melalui wahana antariksa.

Wahana antariksa tersebut sampai kepada Eva di saat Bumi hampir mengalami kondisi kritis, dengan tanah yang terlihat kering di mana-mana. Makhluk Eridian membuat semacam kubah perlindungan di planet mereka agar Grace dapat tinggal di sana. Ada rumah bagus di tepi pantai loh. Rocky memberitahunya bahwa kapal Hail Mary telah siap untuk kembali ke Bumi. Namun Grace meminta waktu untuk mempertimbangkannya, sambil menjalankan kesehariannya yang ternyata menjadi guru sains untuk anak-anak Eridian! END.

bumi mengalami kekeringan akibat astrophage
Bumi mengalami kekeringan akibat astrophage (dok. trailer Youtube)

Visualnya Indah Sekali, Scoring dan Akting Pemerannya Mantap!

Melansir dari Wikipedia, film ini dibuat untuk format IMAX. Jadi kalau bioskop kamu mendukung format tersebut, bakal lebih asyik pengalaman nontonnya hehehe. Menggunakan teknologi VFX untuk menggambarkan pesawat dari luar, sementara adegan Ryan di luar angkasa difilmkan dengan latar belakang hitam atau warna yang berbeda. Sinematografinya cakep banget, visualnya sangat indah! Apalagi visual Tau Ceti-e. Aspek ini menurutku adalah kelebihan utama dari film Project Hail Mary.

visual indah dalam film project hail mary 2026
Visual indah dalam film Project Hail Mary (dok. trailer Youtube)

Scoring-nya juga tidak kalah menarik. Beberapa instrumen orkes dan lagu pop yang cocok masuk ke dalam adegan, bahkan ada suasana hening yang menyentuh dan terasa magis gitu. Ada adegan ikonik karaoke oleh Sandra Hüller yang menyanykan lagunya Harry Styles berjudul Sign of the Times. Selain itu ada lagu pop lain seperti Wind of Change oleh Scorpions dan Gracias a la Vida dari Mercedes Sosa. Film Project Hail Mary bukan hanya memanjakan mata tetapi telinga pula 🙂

Dari segi akting, semuanya bagus! Ryan Gosling sangat cocok memerankan ilmuwan yang kikuk dengan gestur komedi, agak penakut namun punya hati yang baik. Chemistry-nya juga sangat baik dengan Rocky, padahal pemainnya pakai puppeteer loh. Begitu juga antara Ryan dan Sandra. Akting Sandra yang menunjukkan sikap kaku dan tegas juga sangat bagus. Interaksi antara Ryan dan Lionel walaupun tidak banyak, namun tetap ter-deliver dengan baik, bagaimana tatapan kecewanya kepada si teman ketika dibius itu nampol banget!

Premis Film Project Hail Mary Bukan Sesuatu yang Baru, Tapi Eksekusinya Bagus

Premis film ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru yaitu pertemanan manusia dengan alien dan misinya untuk menyelamatkan Bumi. Namun eksekusinya menurutku indah dan termasuk film yang cukup ringan jika dibandingkan judul-judul terdahulu. Beberapa hal dijelaskan secara ilmiah dari ilmu Fisika dan Matematika, jadi pikiranmu harus benar-benar dalam kondisi segar untuk menyerapnya hehehe.

Dengan durasi cukup lama, plot maju mundur dan pace yang berjalan lamban, beberapa dialog dan gestur kadang terselip sisi komedi yang bisa membuat kita tersenyum atau tertawa kecil. Di adegan lain, misalnya ketika Rocky menyelamatkan Grace, mungkin bisa membuatmu menangis haru. Namun sayangnya ada poin yang tidak tertera yaitu timeline cerita. Berapa lama Grace koma dan terbangun di kapalnya, lalu lamanya Rocky memulihkan diri. Juga sudah berapa lama Grace berada di Eridani.

Pengembangan Karakter Sangat Terasa dalam Diri Grace

Untuk penokohan dan karakter, entah kenapa aku cukup kasihan dengan kata-kata Eva kepada Grace. Dia nyuruh Grace ikut misi dengan “paksaan” karena merasa lelaki itu tidak punya siapa-siapa bahkan hewan pun tidak. Jadi kalau hilang pun tidak akan ada yang nyari. Di dunia nyata, dalam organisasi bahkan lingkup kerja pun, orang yang berstatus single alias tak punya keluarga inti selalu menjadi korban. Disuruh-suruh karena kepentingan yang berkeluarga jauh lebih penting. Mereka merasa yang single itu tidak ada urusan, tanpa merasa simpati bahwa setiap orang apapun statusnya punya struggle alias masalahnya masing-masing. Aku sejujurnya menginginkan cerita yang berbeda untuk Grace, bahwa akhirnya dia pergi sendiri menjalankan misi tanpa paksaan. Namun memang ada orang yang seperti Grace. Dia sebenarnya mampu namun tidak percaya diri dan butuh dorongan orang lain untuk berkembang 🙂

Alurnya hingga ke ending menarik sih. Ada pengembangan karakter buat Grace, yang semula terpaksa, lalu menjalankan misi dan mendapatkan sahabat yang mirisnya bukan dari Bumi. Rocky jauh lebih memahami Grace. Dia sebelumnya tak punya siapa-siapa di Bumi namun kini ada yang rela berkorban untuknya. Selain itu, Grace juga masih bisa menjalankan passion-nya mengajar di Eridani.

makna mendalam dari film project hail mary 2026
Persahabatan dan pengorbanan dalam film Project Hail Mary (dok. trailer Youtube)

Makna yang Bisa Kamu Ambil Dari Film Project Hail Mary (2026)

Film ini punya momen yang memorable, terlebih di percakapan antara Grace dan Rocky. Dari celoteh Rocky ‘amaze, amaze, amaze‘ sampai jarinya yang menunjuk ke bawah. Mau gerakkan ke atas seperti manusia menyatakan ‘OK’, tetap saja jarinya tak mampu melakukannya hahaha. Dari film Project Hail Mary (2026), mengajarkan bahwa :

  • Terkadang orang lain lebih bisa melihat kemampuan kita, jadi berusahalah untuk selalu percaya diri,
  • Mengorbankan orang lain bisa dengan mudah dilakukan, namun berkorban untuk orang lain jauh lebih sulit,
  • Ada harapan di tengah rasa putus asa seperti judul film ini- merujuk pada istilah American football untuk umpan panjang menjelang akhir pertandingan. Dalam situasi hampir mustahil, manusia dapat beradaptasi dan berusaha untuk tidak menyerah.

Buat kamu yang suka genre Sci-Fi dengan pace lamban, bertabur visual indah dengan cerita persahabatan yang menyentuh, film Project Hail Mary (2026) akan cocok untuk kamu tonton. Kalau mau coba film Sci-Fi lain ramah anak dan buatan lokal yang masih tayang di bioskop, kamu bisa tonton Pelangi di Mars. Jika kamu suka dan merasa artikel ini bermanfaat, boleh minta tolong share link atau komen di bawah ya. Sampai ketemu di review berikutnya 🙂


Info Seputar Film Project Hail Mary (2026)

Judul : Project Hail Mary (2026);

Tgl Rilis : 20 Maret 2026 (USA), 8 April 2026 (Indonesia);

PH : Lord Miller Productions, Pascal Pictures, Open Invite Films, Waypoint Entertainment, Amazon MGM Studios, Sony Pictures Releasing International;

Genre/Rate : Sci-Fi, Adventure, Drama /13+;

Negara Asal : USA;

Waktu : 156 Menit;

Pemain : Ryan Gosling sebagai Ryland Grace, Sandra Hüller sebagai Eva Stratt, James Ortiz sebagai pengisi suara Rocky, Lionel Boyce sebagai Carl, Ken Leung sebagai Yao Li Jie, Milana Vayntrub sebagai Olesya Ilyukhina, Priya Kansara sebagai pengisi suara kapal Mary, Malachi Kirby sebagai Martin Dubois, Liz Kingsman sebagai Annie Shapiro, Mia Soteriou sebagai Dr. Browne, Orion Lee sebagai Dr. Li

Ada beberapa quotes yang ingin kubagi di sini :

“Tetapi ada orang yang memang tidak ahli dalam hal tertentu. Kau tahu siapa dirimu. Kau pasti bisa.” ~ Carl

“Itu bukan gen. Kau hanya perlu menemukan seseorang untuk diperjuangkan dengan berani.” ~ Yao

“Ini mungkin tampak seperti aku mengkhianatimu, tetapi sebenarnya ini adalah bentuk kepercayaanku padamu.” ~ Eva

Rating versiku : 4/5

Trailer bisa lihat di sini:

Kalau kamu mau kasih rating berapa?

Klik bintang di bawah untuk berikan rating ya!

Rating rata-rata 4 / 5. Yang sudah merating : 1

Belum ada ratingnya! Jadilah yang pertama berikan bintang

Share :

admin

Leave a comment

Kembali ke atas
error: Nggak boleh dicopy. Share link saja ya