[Sinopsis & Review Film] Re/Member (2022), Hari Terulang Sekelompok Siswa SMA untuk Menemukan Potongan Tubuh Manusia

Judul Film : Re/Member atau Remember Member ~ Karada Sagashi カラダ探し (2022);

Tgl Rilis : 14 Oktober 2022 (Jepang), 14 Februari 2023 (Netflix);

PH : Warner Bros Jepang, Netflix;

Genre/Rate : Thriller, Mystery, Horror, Supernatural / 16+;

Negara Asal : Jepang;

Waktu : 102 Menit;

Pemain : Kanna Hashimoto sebagai Asuka Morisaki, Gordon Maeda sebagai Takahiro Ise, Maika Yamamoto sebagai Rumiko Hiiragi, Fuju Kamio sebagai Atsushi Kiyomiya, Kotaro Daigo sebagai Shota Uranishi, Mayuu Yokota sebagai Rie Naruto, Emoto Tasuku sebagai guru Yashiro Tomokazu, Yanagi Shuntaro sebagai pacar Rumiko dan Nishida Naomi sebagai ibu Asuka


Konnichiwa! Selain film Unlocked, ada juga yang trending berdekatan dengan rilisnya di Netflix yaitu film asal Jepang berjudul Re/Member atau Remember Member ~ Karada Sagashi (2022). Film ini adaptasi dari web novel karya Welzard (ウェルザード), dengan sutradaranya ada Hasumi Eiichiro. Bertabur bintang Jepang seperti Kanna Hashimoto (film Kiss Me at the Stroke of Midnight dan Kaguya-sama: Love is War), Gordon Maeda (adiknya Mackenyu pemeran di film LA One Piece) dan Maika Yamamoto (pemeran di film Sunny versi Jepang). Film Re/Member (2022) menceritakan tentang enam siswa SMA yang mengalami perulangan hari dimana mereka terbunuh oleh sesosok entitas bernama Orang Merah. Untuk melihat hari esok, mereka berenam harus menemukan potongan-potongan tubuh mayat anak kecil berumur delapan tahun.

Sinopsis Film Re/Member (2022) : Orang Merah, Anak yang Terbunuh dan Enam Siswa SMA

Cerita film Re/Member (2022) bermula dari cuplikan peristiwa pembunuhan seorang anak berumur delapan tahun bernama Miko Onoyama di sebuah rumah besar. Sang penjahat memotong-motong tubuhnya dan disamping Miko terletak boneka kesayangannya- Emily (berbentuk Teddy Bear gitu). Kisah film ini kemudian berfokus di 30 tahun setelah peristiwa tersebut, menyoroti kehidupan membosankan seorang gadis SMA bernama Asuka Morisaki. Di rumah, ibunya membuat kroket kebanyakan untuk bekal makan siang dan meminta dia membagikannya pada teman-teman di sekolah. Sebelum masuk kelas, Asuka mendapati seekor kucing tertabrak bus. Bukan hanya dia, beberapa siswa juga melihat kejadian itu. Ada teman kelasnya Asuka juga- Rumiko yang datang diantarkan pacarnya dengan motor gede. Seorang cowok menabrak Asuka hingga buku-bukunya terjatuh. Si cowok mau mengambilkan tapi tidak jadi karena teman-temannya menarik dia untuk pergi.

Rumah Tempat Miko Terbunuh
dok.semarang.suara.com

Asuka masuk ke lingkungan sekolah, tanpa sapaan teman-teman yang lain. Ketika memasukkan barang di loker, clip lambang sekolah dari cowok yang menabraknya tadi -Takahiro terjatuh. Dia akan mengambilkannya namun keduluan ketua kelasnya yang cantik, Rie. Saat masuk kelas, beberapa siswa menuduh Shota mencuri uang festival. Pada jam istirahat Asuka memilih untuk menghindari kebisingan dan makan sendirian di depan salah satu gedung milik sekolah (kapel) yang sementara direnovasi. Tiba-tiba dia melihat banyak tangan berdarah memanggil-manggil dirinya dari dalam sumur. Beberapa petugas proyek gedung itu menyadarkan Asuka dan menyuruh dia untuk tidak makan di area tersebut. Dia akhirnya mencari tempat lain dan memergoki petugas perpustakaan yang mengubur sesuatu dalam plastik hitam. Tingkahnya mencurigakan. Ada angin berembus kuat yang membuat pot dekat situ jatuh dan pecah. Setelah si pustakawan pergi, ada suara yang berbisik pada Asuka untuk mencarikan tubuhnya. Tanpa Asuka lihat, ada sesosok anak perempuan di belakangnya.

Arwah Miko yang Meminta Tolong pada Asuka
dok.moviecollection.jp

Perburuan Mencari Potongan Tubuh di Tengah Malam

Malam ketika Asuka akan tidur, muncul pesan-pesan mengerikan yang menyebut ‘Orang Merah’ dan terus masuk hingga membuat HP-nya bergetar hingga akan terjatuh ke lantai. Asuka ketakutan dan memilih berbaring sambil menutupi dirinya dengan selimut. Ia mungkin saja tertidur karena ketika membuka mata, ia berada di aula sekolah bersama lima siswa yang lain pada malam hari.

Di belakang mereka terdapat peti mati dan Shota menyebut istilah ‘Mencari Mayat’. Salah satu siswa yang merupakan pindahan dari sekolah lain bernama Atsushi, melengos pergi dan tidak mau ikut-ikutan bersama mereka. Ketika keluar dari aula, Atsushi berteriak keras yang membuat kelima siswa lain menghampirinya. Atsushi tewas mengenaskan dengan bagian tubuh yang terpotong. Sesaat setelah itu, Rumiko juga tewas dan yang lain berlari ketakutan menghindari sesuatu yang mengejar mereka. Tidak ada siswa lain di sekolah itu, namun sosok pembunuh tersebut berbentuk anak kecil berdarah-darah yang larinya sangat lincah. Satu-persatu mereka tewas dan Asuka terbangun di pagi hari.

Enam Siswa Memburu Mayat di Film Re/Member Member 2022
dok.kabarwonosobo.pikiran-rakyat.com

Hari Akan Terus Terulang Sampai Seluruh Potongan Tubuh Lengkap dalam Peti

Asuka melakukan aktivitas seperti biasa. Sang ibu memberikannya bekal kroket yang ditimpali Asuka dengan heran karena menu itu sudah tersaji kemarin. Ketika menuju sekolah, seekor kucing kembali tertabrak dan orang-orang yang sama di sekitarnya seperti hari kemarin. Asuka sangat heran dan masuk ke dalam kelas. Shota kembali dituduh, namun Takahiro segera menariknya keluar dan menginterogasinya. Ada Rie juga Rumiko yang mendekati mereka. Asuka ikut mendengarkan pembicaraan itu. Shota menjelaskan apa yang mereka alami seperti fenomena Mencari Mayat yang ada artikelnya di internet. Hari yang mereka alami itu masih sama di tanggal 5 Juli, Selasa. Ketika pulang sekolah Rumiko mendatangi bar tempat sang pacar bekerja. Iseng dia membaca chat-chat dalam HP sang pacar dan mendapati doi berselingkuh.

Malamnya, Takahiro menyalakan lampu-lampu ruangan kelas dan berjumpa dengan Asuka di ruang lab. Asuka yang kaget kemudian menatap sesuatu di belakang Takahiro, tangan anak kecil di dalam akuarium! Takahiro meminta Asuka membawa tangan itu ke peti mati di aula, dengan cekatan dia berusaha menghalangi Orang Merah hingga Asuka berhasil melakukan misinya. Mereka semua kembali terbunuh.

Sosok Orang Merah di Film Jepang Netflix
dok.kabarwonosobo.pikiran-rakyat.com

Mulai Ada Ikatan Pertemanan dari Lima Orang Pemburu Mayat

Esok harinya si kucing berhasil Takahiro selamatkan. Shota juga selamat dari tuduhan pencurian uang festival. Rumiko kemudian menjadi dekat dengan Asuka dan Rie, sampai makan es krim bersama. Rie juga tidak merasa nyaman bersama para cewek yang mengaguminya. Mereka bersama Shota berkumpul di perpustakaan untuk mendiskusikan lokasi pencarian dan membagi tugas masing-masing untuk menemukan potongan tubuh.

Asuka Menjadi Dekat dengan Rumiko dan Rie
dok.cinematoday.jp

Selain itu Shota menemukan artikel pembunuhan dari 30 tahun lalu yang lokasinya dekat dengan sekolah, mungkin berhubungan dengan fenomena yang mereka alami sekarang. Kepala mayat yang belum ketemu hingga sekarang. Pembicaraan mereka menarik perhatian si pustakawan- Yashiro. Dia sempat menanyakan apa yang mereka lakukan, semula mereka menjawabnya dengan asal namun kemudian Rumiko menyahut bahwa mereka telah mengikuti permainan Mencari Mayat. Yashiro tampak kaget dan itu menarik perhatian Asuka.

Atsushi Bergabung dalam Pencarian Mayat di Film Re/Member

Beberapa potongan tubuh sudah mereka kumpulkan. Ada satu bagian yang sulit dibawa ke peti dan cukup memakan waktu hingga beberapa hari. Atsushi yang mendengar rintihan kekecewaan Takahiro dari walkie talkie, akhirnya mendatangi dia dan membantu melarikan bagian tubuh menuju aula. Sejak itu mereka berenam makin dekat dan berlibur ke pantai bersama. Asuka sangat senang karena tidak lagi merasa kesepian.

Enam Siswa Re/Member Liburan di Pantai film Re/member Member 2022
dok.news.mynavi.jp

Atsushi rupanya adalah teman SMP Takahiro yang cedera sehingga melunturkan impiannya menjadi pebasket profesional. Ia kemudian pindah ke SMA mereka berada saat ini dan jarang masuk kelas sehingga sulit dikenal siswa yang lain. Asuka juga teman masa kecil Takahiro. Dia tak bisa mengikuti pertandingan renang karena flu, kemudian ada yang merumorkannya secara negatif dan membuat Asuka dijauhi teman-temannya. Takahiro juga menyinggung ada kejadian di taman hiburan ketika mereka berdua masih kecil, namun Asuka berusaha membuatnya tutup mulut dan tidak membicarakannya lebih lanjut.

Monster Emily dan Hubungannya dengan Kepala Mayat

Bagian kepala sangat sulit ditemukan. Untuk mencari petunjuk mereka berenam pergi ke rumah tempat Miko terbunuh. Tidak sengaja mereka menemukan boneka Emily di dalam dinding yang seketika menghilang dan membuat mereka berlari ketakutan. Malamnya bukan sosok anak kecil yang memburu mereka, melainkan monster tinggi berwujud Emily! Kali ini lebih susah untuk melawan si monster dan Rie juga dimakan sosok itu. Ketika terjadi perulangan waktu kembali, Rie tidak ada dan tak ada siswa yang mengingatnya. Mereka paham untuk tidak termakan si monster jika mau tetap selamat.

Asuka sampai bertanya pada si pustakawan ketika mengubur plastik hitam yang ternyata isinya kucing ketabrak bus. Si bapak mengakui sepertinya pernah ikut permainan Mencari Mayat, tapi dia lupa siapa saja yang bersamanya dan mungkin orang-orang tersebut juga lupa kepadanya. Petunjuknya ada pada sebuah buku dan nama seorang gadis dari kelas lain yang tercantum di dalamnya, yang tidak pernah bicara dengannya namun terasa berarti untuk si pustakawan. Asuka jadi galau jika semua ini selesai, dia kembali ke kehidupannya yang dulu. Ketika dia curhat ke Takahiro di balkon, cowok itu memeluknya dari belakang dan berjanji akan tetap menemukannya apapun yang terjadi.

Takahiro Berjanji untuk Menemukan Asuka
dok.netflix.com

Akhir Epik Kerjasama untuk Melawan Monster Emily

Malam itu si monster lama munculnya. Mereka berlima membuat perangkap agar bisa menangkap si monster karena yakin kepala mayat ada di tubuh sosok tersebut. Apalagi mereka sudah menyisir semua tempat tapi tidak ketemu juga potongan akhir dari mayat itu. Takahiro kemudian berkata pada teman-teman yang lain bahwa mungkin monster atau si Orang Merah merupakan perwujudan rasa hampa dan kesepian sehingga mereka berenamlah yang terpilih.  Mereka mati-matian melawan si monster, sampai kena makan juga dan si kepala berhasil menggelinding keluar karena sabetan Takahiro. Cowok itu meminta Asuka membawakan kepala ke peti. Akankah Asuka berhasil? Lalu bagaimana akhir kisah mereka berenam, apa bisa kembali ke kehidupan semula? Bagaimana bisa foto anak delapan tahun yang jadi korban dulu berubah menjadi wajah Asuka?

Lima Orang Membuat Perangkap untuk Monster Emily film re/member member
dok.theenvoyweb.com

Ending Film Re/Member yang Masih Membingungkan

Film Re/Member (2022) sebenarnya memiliki premis yang menarik (sepintas mirip film Happy Death Day tentang pengulangan hari dan terus terbunuh), namun sayangnya tidak tereksekusi dengan baik. Akan lebih baik jika ini tentang sekelompok siswa yang mencari potongan tubuh sekalian menyelidiki tersangkanya yang mungkin ada di sekolah tersebut. Lalu motif pembunuhan dapat diketahui setelah bertemu dengan si Orang Merah. Namun ternyata film ini lebih banyak fantasinya hahaha. Selain itu banyak adegan yang terkesan lompat dan perpindahan dari beberapa adegan tidak berjalan mulus. Belum sempat mencerna apa yang terjadi, langsung teralih ke peristiwa yang lain. Ending film ini mengingatkanku pada Alice in Borderland 2 dimana mereka yang terbangun tidak mengingat apa yang terjadi. Peletakan clip ke tangan Asuka mirip dengan adegan Arisu-Usagi di RS.

Adegan Meletakkan Barang di Tangan Film Netflix
dok.netflix.com

Akting pemain muda Jepang di film ini cukup fresh dan membawa nostalgia ke masa remaja dulu. Apalagi adegan di pantai, seperti nonton iklan Pocari hahaha. Lanjut ke Kanna, aku beberapa kali melihat aktingnya dan memang dia bisa jadi cewek pemalu, kesepian, gokil, semuanya boleh dia lakoni. Untuk Gordon dan Fuju aku rasa juga sudah cukup. Maika juga bagus.

Untuk kostum, makeup dan sinematografi film ini juga cukup baik. Bisa kamu contoh deh gaya pakaian para pemeran ini. Kelihatan muda sesuai umur hehehe. Untuk tone juga bagus apalagi di malam hari. Walau memang efek CGI kurang mulus dan darah-darahnya berasa palsu. Apalagi ketika adegan si Orang Merah mengejar dan melompat, aku tidak merasa ngeri sama sekali. Si monster Emily apalagi, kayak nonton Sweet Home tapi yang ini versi lebih kurangnya gitu. Tapi untuk adegan ngebunuh-bunuh itu sudah cukup baik. Scoring-nya aku rasa pas masuk ke adegan-adegan mencekamnya. Lagu selipannya juga asyik, aku langsung masukkan ke playlist Spotify. Nge-rock beat gitu, dari Ado berjudul Missing.

Beberapa Kekurangan di Film Re/Member (2022) 

Namun ada beberapa kekurangan yang kurasa dari film Re/Member (2022) ini :

  • Banyak pertanyaan alias plot hole yang mungkin bisa memicu tim produksi membuatkan seri 2-nya, mirip pertama nonton Squid Game dulu. Mulai dari apa itu permainan mencari tubuh sebenarnya, apakah itu semacam ritual pesugihan? Karena ada cuplikan awal film yang sepertinya merujuk kesitu. Lalu siapa sebenarnya si pembunuh yang memutilasi dan mungkinkah sumur tersebut jadi lokasi pesugihan (korbannya mungkin banyak karena tangan yang terlihat Asuka)?
  • Enam siswa yang terpilih apa hanya dari satu sekolah yang ada sumurnya itu
  • Kenapa perlu menunggu 30 tahun dan pada hari tesebut para siswa mengalami perulangan untuk mencari potongan tubuh?
  • Babak awal meyakinkan, namun pertengahan mulai boring dan thriller-nya jadi tidak terasa. Malah seperti pindah genre jadi romance hahaha
  • Adegan Asuka yang lemot sekali dalam meletakkan si kepala mayat dalam peti. Ngobrol dulu dengan Takahiro lalu melawan si monster. Kenapa tidak langsung ke peti saja sih? Bikin greget sekali XD
  • Ending di credit scene tidak jelas. Kenapa korbannya ganti jadi Asuka, apalagi lokasinya di taman hiburan. Apakah ini berkaitan dengan perkataan Takahiro yang menyinggung soal taman hiburan? Masalahnya apa yang terjadi tidak ada penjelasannya. Selain itu masalah Asuka setelah pertandingan renang kurang jelas, apa ada yang iri padanya sehingga menyebar rumor dan membuatnya seakan tak kelihatan oleh orang lain? Apakah dia tenggelam ketika itu? Apa dia hantu sebenarnya? Tapi kan banyak siswa yang bisa melihat dia di awal film hanya saja mereka cuek padanya. Jadi bingung!

Tontonan Horor Remaja yang Ringan dan Bikin Have Fun

Buat kamu yang suka film thriller remaja yang tidak perlu mikir serius dan hanya have fun saja, mungkin film Re/Member (2022) ini akan cocok untuk ditonton. Tidak terlalu gore, setannya tidak mengerikan hanya jumpscare-nya lumayan sih. Untuk film remaja dengan kekompakan siswanya bisa juga kamu nonton serial Netflix All of Us are Dead. Nilai moral film Re/Member ini yaitu hargai siapapun dan rangkul orang yang kesepian untuk menjadi teman. Peka kepada perasaan orang lain.

Quotes menarik dari film Re/Member (2022) yaitu :

“Jangan pesimistis sebelum kita mencoba. Kubilang aku tak tertarik menjadi profesional, sejujurnya aku takut akan gagal saat itu menjadi serius. Aku selalu menyerah sebelum mencobanya.” ~ Takahiro

“Monster itu adalah cerminan kesepian dari kehampaan di hati kita.” ~ Takahiro

“Aku melihat kalian terus bangkit bahkan setelah gagal malam demi malam. Aku merasa bodoh karena merajuk hanya karena satu kali kemunduran.” ~ Atsushi

 

Rating versiku : 2/5

Trailer berikut ini :

 
Share :

2 thoughts on “[Sinopsis & Review Film] Re/Member (2022), Hari Terulang Sekelompok Siswa SMA untuk Menemukan Potongan Tubuh Manusia

  1. Baca riview film Remember ini cukup bikin merinding dan bikin penasaran sih. Bakal masuk ke wishlist tontonan dong. Selalu suka sama alur cerita yang nggak ngebosenin, apalagi ada adegan berulangnya itu. Bikin dag-dig-dug yah..

     
    1. Iya coba nonton saja mbak, terimakasih sudah berkunjung dan membaca ulasan ini 🙂

       

Leave a comment